
Peningkatan Peserta dan Dampak Ekonomi yang Signifikan
Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 akan kembali digelar pada hari Minggu, 16 November 2025. Ajang tahunan ini telah mendapatkan predikat Elite Label dari World Athletics, menjadikannya salah satu acara lari internasional yang paling bergengsi di Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ajang ini akan diikuti oleh sebanyak 11.500 peserta yang berasal dari 38 negara. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 1.000 peserta dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 10.500 pelari. Penambahan jumlah peserta ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, bahkan melampaui pencapaian tahun 2024 yang mencapai Rp 73,9 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam konferensi pers Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 di Hotel Artos, Kota Magelang, mengungkapkan bahwa perputaran ekonomi yang terjadi selama penyelenggaraan acara ini terus meningkat setiap tahunnya. Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2017, angka perputaran ekonomi terus berkembang:
- Pada 2017, perputaran ekonomi mencapai Rp 1,5 miliar.
- Tahun 2018, angka tersebut meningkat menjadi Rp 26,5 miliar.
- Di 2019, perputaran ekonomi bertambah lagi menjadi Rp 30,5 miliar.
- Tahun 2023, angka tersebut mencapai Rp 61,6 miliar.
- Dan di 2024, perputaran ekonomi mencapai Rp 73,9 miliar.
Sumarno berharap pada tahun 2025 ini, angka perputaran ekonomi bisa meningkat lebih jauh karena jumlah peserta yang semakin banyak. Namun, ia juga menyebutkan adanya tantangan yang harus dihadapi untuk memaksimalkan dampak ekonomi tersebut.
Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan durasi menginap para tamu selama ajang Borobudur Marathon 2025 di Kabupaten Magelang. Ia berharap, target minimal menginap selama tiga hari dapat tercapai. Dengan demikian, dampak ekonomi terhadap UMKM di Jawa Tengah bisa lebih besar.
Menurut Sumarno, kekuatan ekonomi di Jawa Tengah tidak hanya didorong oleh sektor industri atau pariwisata, tetapi juga oleh sektor konsumsi yang didukung oleh para pelaku UMKM. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam acara seperti Borobudur Marathon sangat penting.
Kolaborasi Lintas Stakeholder
Pemprov Jateng menggandeng beberapa pihak dalam penyelenggaraan Bank Jateng Borobudur Marathon 2025. Beberapa di antaranya adalah Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon, dan Harian Kompas.
Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Haryo Damardono, menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara ini selama sembilan tahun telah menjadi ruang bagi ribuan kisah. Cerita-cerita tersebut mencakup semangat, perjuangan, serta kebersamaan yang tumbuh baik di lintasan maupun di hati masyarakat Jawa Tengah.
Tema "Stride to Glory" diambil sebagai ajakan untuk merayakan setiap langkah dalam perjalanan panjang menuju kejayaan. Tema ini lahir dari kerja sama, konsistensi, serta cinta terhadap Magelang dan Jawa Tengah.
Peran Sport Tourism dalam Pembangunan Ekonomi
Ajang sport tourism seperti Borobudur Marathon merupakan salah satu program yang konsisten dijalankan oleh Pemprov Jateng. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga dan pariwisata.
Namun, pelaksanaan acara ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Dengan adanya kerja sama yang kuat, diharapkan Borobudur Marathon dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan ekonomi daerah.