BP3MI Sulawesi Utara Terima 45 Laporan Pergi Warga ke Kamboja

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
BP3MI Sulawesi Utara Terima 45 Laporan Pergi Warga ke Kamboja

Peningkatan Laporan Pemberangkatan Warga Sulut ke Kamboja

Pada tahun 2025, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut) telah menerima sebanyak 45 laporan terkait pemberangkatan warga asal Sulut ke Kamboja. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2024, yang hanya mencatat 15 laporan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Kepala BP3MI Sulut, Syachrul Afriyadi, melalui Pengantar Kerja Ahli Pertama, Jordy Subekti, setiap laporan yang masuk tidak hanya untuk satu orang, tetapi juga ada yang berangkat secara rombongan atau lebih dari satu orang. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya minat warga Sulut untuk bekerja di luar negeri, khususnya di Kamboja.

Jordy menjelaskan bahwa saat ini, warga Sulut semakin nekat dalam melakukan perjalanan ke Kamboja. Bahkan, karena pengawasan yang ketat di Bandara Sam Ratulangi Manado, para warga memilih untuk berangkat dari Gorontalo sebagai titik awal perjalanan mereka.

“Mereka sekarang lebih nekat. Menurut beberapa informasi yang kami dapat, warga Sulut kini menggunakan jalur baru, yaitu dari Gorontalo ke Jakarta, kemudian menuju negara tujuan,” ujar Jordy.

Dalam beberapa bulan terakhir, BP3MI Sulut telah menerima tiga laporan terkait keberangkatan warga Sulut via Gorontalo menuju Kamboja. Namun, hanya satu dari laporan tersebut yang berhasil digagalkan setelah berkoordinasi dengan BP3MI pusat.

“Warga Sulut yang lewat Gorontalo itu diamankan di Jakarta,” jelas Jordy.

Upaya Pencegahan dan Kolaborasi dengan Pihak Terkait

Sejak awal tahun 2025, BP3MI Sulut telah melakukan kolaborasi dengan Polsek Bandara untuk mencegah warga Sulut berangkat ke Kamboja dari Bandara Sam Ratulangi Manado. Dalam waktu singkat, puluhan warga Sulut berhasil dicegah dari perjalanan ilegal tersebut.

Menurut Jordy, alasan warga Sulut nekat pergi ke Kamboja adalah karena iming-iming gaji besar. Selain itu, syarat untuk bekerja di Kamboja dinilai relatif mudah dibandingkan negara-negara lain.

  • Berikut beberapa faktor yang membuat warga Sulut tertarik bekerja di Kamboja:
  • Gaji yang ditawarkan cukup menarik.
  • Proses perekrutan yang relatif sederhana.
  • Tidak adanya persyaratan formal yang terlalu rumit.

Namun, di balik iming-iming tersebut, banyak warga yang mengalami kesulitan dan bahkan menjadi korban kekerasan atau penipuan. Oleh karena itu, BP3MI Sulut terus berupaya untuk memberikan edukasi dan perlindungan bagi warga yang ingin bekerja di luar negeri.

Langkah-Langkah Pencegahan yang Dilakukan BP3MI

Untuk mencegah warga Sulut terjebak dalam modus penipuan atau perbudakan, BP3MI Sulut terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak seperti polisi, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi masyarakat setempat.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Edukasi kepada masyarakat tentang risiko bekerja di luar negeri tanpa izin resmi.
  • Koordinasi dengan pihak berwajib untuk memantau aktivitas calon pekerja migran.
  • Pemantauan jalur-jalur baru yang digunakan oleh warga Sulut untuk pergi ke luar negeri.

Selain itu, BP3MI juga membuka layanan konsultasi dan bimbingan bagi warga yang ingin bekerja di luar negeri. Tujuannya adalah agar warga bisa memperoleh informasi yang akurat dan aman sebelum memutuskan untuk berangkat.

Kesimpulan

Peningkatan jumlah laporan pemberangkatan warga Sulut ke Kamboja menunjukkan bahwa semakin banyak warga yang tertarik bekerja di luar negeri. Namun, hal ini juga membawa risiko yang serius jika tidak diimbangi dengan pemahaman dan perlindungan yang memadai.

BP3MI Sulut terus berupaya untuk mencegah warga terjebak dalam praktik ilegal dan memberikan perlindungan serta edukasi yang tepat. Dengan kolaborasi yang kuat dan kesadaran masyarakat yang meningkat, diharapkan jumlah warga yang terlibat dalam kasus penipuan atau perbudakan bisa diminimalisir.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan