BPBD Polman Catat 22 Angin Puting Beliung dan 5 Longsor Tahun Ini

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 14x dilihat
BPBD Polman Catat 22 Angin Puting Beliung dan 5 Longsor Tahun Ini
BPBD Polman Catat 22 Angin Puting Beliung dan 5 Longsor Tahun Ini

Data Bencana Alam di Kabupaten Polman Tahun 2025

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, telah merilis data bencana alam sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan tersebut, berbagai jenis bencana terjadi dengan jumlah yang bervariasi. Dari seluruh peristiwa yang tercatat, kebakaran rumah menjadi bencana terbanyak dengan total 24 kejadian.

Jenis Bencana yang Terjadi

  1. Kebakaran Rumah:
    Kebakaran rumah menjadi bencana yang paling sering terjadi sepanjang tahun 2025. Dari total 24 kejadian, sebagian besar terjadi di Kecamatan Wonomulyo dengan 11 kejadian. Kebakaran ini menyebabkan dua korban jiwa dan kerusakan pada 60 rumah.

    AioTrade Autopilot
    🔥 SPONSOR

    TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

    Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
    (Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

    Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
    CARA KERJA (Real)
    • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
    • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
    • Profit 1 siklus = 1.2%
    • Mengulang selama market bergerak
    KEUNGGULAN UTAMA
    • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
    • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
    • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
    • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  2. Angin Kencang/PUTING BELIUNG:
    Angin kencang atau puting beliung tercatat sebanyak 22 kejadian. Wilayah pesisir pantai seperti Kecamatan Polewali, Campalagian, dan Tinambung menjadi daerah yang paling rentan terhadap bencana ini.

  3. Banjir:
    Banjir akibat luapan sungai terjadi sebanyak 11 kali. Daerah yang terdampak meliputi Kecamatan Polewali, Binuang, dan Tinambung.

  4. Tanah Longsor:
    Sebanyak lima kejadian tanah longsor tercatat sepanjang tahun. Meski jumlahnya lebih sedikit dibandingkan bencana lainnya, tanah longsor tetap menjadi ancaman bagi masyarakat di wilayah tertentu.

  5. Gempa Bumi:
    Gempa bumi terjadi sekali pada 17 Oktober 2025 dengan kekuatan Magnitudo 4,2. Meski tidak menimbulkan dampak besar, gempa ini tetap menjadi perhatian BPBD dalam pemantauan bencana.

Dampak Bencana dan Bantuan yang Diberikan

Dampak dari berbagai bencana alam ini cukup signifikan. Selain dua korban jiwa akibat kebakaran, sebanyak 60 rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Untuk menangani dampak bencana, BPBD Polman memberikan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan rumah:

  • Rumah Rusak Sedang: Diberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 5 juta.
  • Rumah Rusak Ringan: Diberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.

Bantuan ini diberikan setelah dilakukan asesmen oleh pihak BPBD. Jumlah bantuan ini juga berlaku untuk korban bencana puting beliung.

Persiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem

Selain memberikan bantuan, BPBD Polman juga aktif dalam mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem. Pihaknya mendirikan posko siaga darurat bencana hidrometeorologi. Posko ini bertujuan untuk memantau kondisi cuaca dan memberikan respons cepat jika terjadi bencana.

Menurut Kalaksa BPBD Polman, Faisal, prediksi cuaca ekstrem masih akan terjadi di wilayah pesisir pantai pada akhir tahun dan awal tahun berikutnya. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca dari sumber resmi.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan