BPBJ Papua Pegunungan Latih OPD dalam Perencanaan dan Pelaporan Barang Jasa

admin.aiotrade 17 Okt 2025 3 menit 11x dilihat
BPBJ Papua Pegunungan Latih OPD dalam Perencanaan dan Pelaporan Barang Jasa
BPBJ Papua Pegunungan Latih OPD dalam Perencanaan dan Pelaporan Barang Jasa

Pelatihan Teknis untuk Penguatan Pengadaan Barang dan Jasa di Papua Pegunungan

Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Papua Pegunungan sedang mempersiapkan sejumlah kegiatan pelatihan teknis yang bertujuan untuk memperkuat perencanaan pengadaan serta penyusunan laporan realisasi pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran (TA) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Wamena, Rabu (15/10/2025), dan melibatkan tenaga teknis dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di wilayah tersebut.

Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Papua Pegunungan, Yulien Weya menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar setiap OPD mampu menyiapkan tenaga ahli yang dapat memastikan proses perencanaan dan penyusunan laporan pengadaan berjalan dengan baik. Contohnya, bagian program di setiap OPD bisa melakukan perencanaan pengadaan serta menyusun rencana realisasinya secara lebih efektif.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Yulien, meskipun pengadaan barang dan jasa untuk provinsi Papua Pegunungan pada TA 2025 tidak lagi diusulkan dalam bentuk pekerjaan fisik, namun masih ada kemungkinan untuk dilakukan jika terdapat kegiatan lain yang tidak bersifat fisik.

Pelatihan ini berlangsung selama satu hari dan menghadirkan fasilitator dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, yaitu Mujiono. Diharapkan melalui bimbingan teknis ini, OPD dapat lebih memahami proses perencanaan, penyusunan, dan pelaporan pengadaan barang dan jasa.

Kemampuan ini juga akan berdampak langsung terhadap realisasi keuangan daerah khususnya di Provinsi Papua Pegunungan. Yulien menekankan bahwa tanpa adanya pelelangan yang dilakukan, proses pelaksanaannya akan memakan waktu lebih lama, terutama jika menunggu keputusan DPA (Daftar Penetapan Anggaran) turun.

"Ini yang dikejar oleh Badan Pengawasan Barang dan Jasa (BPBJ) Papua Pegunungan untuk tahun depan. Namun, untuk tahun ini tidak bisa dilakukan karena masih dalam kondisi defisit anggaran," ujarnya.

Selain itu, Yulien berharap para OPD dapat segera menyiapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta dokumen-dokumen yang diperlukan. Hal ini penting agar dapat diusulkan dan diinput ke Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

Tujuan Utama Pelatihan

  • Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas OPD dalam merencanakan dan melaksanakan pengadaan barang dan jasa.
  • Meningkatkan pemahaman tentang prosedur pengadaan dan pelaporan sesuai aturan yang berlaku.
  • Memastikan adanya koordinasi antara OPD dan BPBJ dalam penyusunan rencana pengadaan.

Fasilitator dan Materi Pelatihan

  • Fasilitator pelatihan adalah Mujiono dari LKPP RI.
  • Materi yang disampaikan mencakup perencanaan pengadaan, penyusunan laporan realisasi, serta penggunaan sistem SIRUP.
  • Pelatihan dilakukan dalam satu hari dengan durasi yang cukup intensif.

Dampak Pelatihan bagi Daerah

  • Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
  • Membantu OPD dalam memenuhi target realisasi pengadaan barang dan jasa.
  • Mendorong transparansi dan kepatuhan dalam pelaksanaan pengadaan.

Persiapan OPD

  • Setiap OPD diminta untuk menyiapkan PPK dan PPTK yang kompeten.
  • Dokumen-dokumen yang diperlukan harus lengkap dan siap diajukan.
  • Koordinasi antar OPD dan BPBJ sangat penting dalam proses pengadaan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan