BPJS Ketenagakerjaan Meraih Penghargaan Asian Bond Award 2025

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
BPJS Ketenagakerjaan Meraih Penghargaan Asian Bond Award 2025

Prestasi BPJS Ketenagakerjaan di Ajang Asian Local Currency Bond Award 2025

BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan profesionalismenya dalam mengelola dana investasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Asian Local Currency Bond Award 2025. Edwin M. Ridwan, CFA, FRM selaku Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut yang diselenggarakan di Singapura.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pencapaian ini menjadi bukti kepercayaan komunitas investor global dan regional terhadap kemampuan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana triliunan rupiah yang dimiliki oleh jutaan pekerja Indonesia. Pengakuan internasional ini memperkuat posisi BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu investor terkemuka di kawasan Asia, sejajar dengan institusi pengelola dana lainnya.

Dua Penghargaan Prestisius yang Diraih

Berikut adalah dua penghargaan yang berhasil diraih oleh BPJS Ketenagakerjaan:

  • Penghargaan Pertama:
    Edwin M. Ridwan, CFA, FRM selaku Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan dinobatkan sebagai "The Most Astute Investors in Asian Local Currency Bonds for 2025" dalam kategori Pension Funds di Indonesia. Ini merupakan pengakuan atas keahlian dan strategi pengelolaan investasi yang kuat dan berkelanjutan.

  • Penghargaan Kedua:
    BPJS Ketenagakerjaan meraih predikat "Top Investment House for 2025" dalam kategori Pension Funds di Indonesia. Hal ini menegaskan posisinya sebagai institusi pengelola dana pensiun terbaik di tanah air.

Dalam pernyataannya, Edwin menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga kepercayaan peserta dan mengelola dana dengan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, serta tata kelola yang baik.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat strategi investasi yang berorientasi jangka panjang dan berkelanjutan, agar dana pekerja yang kami kelola dapat memberikan hasil optimal sekaligus mendukung stabilitas pasar keuangan nasional,” ujarnya.

Peningkatan Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan

Diketahui bahwa dana investasi BPJS Ketenagakerjaan pada periode September 2025 mencapai Rp 863,95 triliun, meningkat sebesar 11,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada September 2024. Hasil investasi mencapai sejumlah 43,94 triliun, setara dengan 7,12 persen per tahun.

Asian Local Currency Bond Award merupakan ajang penghargaan prestisius yang diselenggarakan sejak tahun 2000 oleh The Asset Benchmark Research dan The Asset Magazine Hong Kong. Kredibilitas penghargaan ini didukung oleh metodologi penilaian komprehensif melalui survei dan riset terhadap investor fixed income dari sektor perbankan, pasar modal, dan asuransi di Asia, termasuk negara-negara seperti China, Hong Kong, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, dan Thailand.

Komitmen Berkelanjutan untuk Perlindungan Pekerja

Penghargaan ini menjadi bukti konkret bahwa pengelolaan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mampu memberikan imbal hasil yang optimal kepada peserta.

Edwin juga menyampaikan bahwa “Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian institusional, melainkan cerminan dari dedikasi BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan amanah untuk terus memberikan perlindungan sosial yang berkualitas bagi seluruh pekerja Indonesia, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengelolaan dana jaminan sosial yang diperhitungkan di tingkat Asia.”

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan