BPRS Bhakti Sumekar Hadir di Pasar Sore Ramadan, Dorong UMKM dan Edukasi Ekonomi Syariah

BPRS Bhakti Sumekar Hadir di Pasar Sore Ramadan, Dorong UMKM dan Edukasi Ekonomi Syariah

BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Dukung UMKM Melalui Pasar Sore Ramadan

BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, sebuah lembaga keuangan syariah di Madura, mengambil peran penting dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan Pasar Sore Ramadan di Masjid At Taqwa, Kecamatan Kalianget, Sumenep. Momentum bulan suci Ramadan menjadi kesempatan emas bagi lembaga tersebut untuk memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Pasar Ramadan yang digelar setiap sore menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi ruang produktif bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan aneka produk, mulai dari makanan dan minuman berbuka, takjil, hingga kue kering. Kehadiran BPRS Bhakti Sumekar tidak hanya sebagai bentuk dukungan simbolis, tetapi juga bagian dari komitmen lembaga keuangan syariah dalam mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan bahwa Pasar Ramadan bukan hanya tempat transaksi kebutuhan berbuka, tetapi juga sarana edukasi ekonomi syariah. Ia ingin pelaku usaha kecil tumbuh dengan prinsip muamalah yang sehat, jujur, dan berkah. Menurutnya, pasar berbasis masjid memiliki nilai lebih karena menggabungkan aktivitas ibadah dengan kegiatan sosial dan ekonomi.

Hal ini dinilai mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya praktik ekonomi halal dan transaksi yang adil. Di tengah tantangan ekonomi dan daya beli masyarakat yang fluktuatif, keberadaan Pasar Sore Ramadan menjadi angin segar bagi UMKM. Perputaran uang terjadi setiap hari, sementara masyarakat mendapatkan pilihan menu berbuka dengan harga terjangkau.

Tak hanya aktivitas jual beli, suasana pasar juga semakin semarak dengan penampilan seni tradisional tong-tong Megantara yang menambah nuansa kebersamaan warga Kalianget dan sekitarnya. Penampilan ini mencerminkan budaya lokal yang hidup dan terus dilestarikan.

Harapan untuk Keberlanjutan

Hairil berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda musiman. Ia menilai kolaborasi antara masjid, pelaku UMKM, dan lembaga keuangan syariah bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. "Ke depan, kami ingin kegiatan seperti ini terus dikembangkan. Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan ekonomi yang produktif," tegasnya.

Dukungan BPRS Bhakti Sumekar terhadap Pasar Sore Ramadan menunjukkan bahwa perbankan syariah dituntut hadir langsung di tengah masyarakat. "Jadi, kami tidak hanya menyediakan layanan pembiayaan, tetapi juga mengambil peran dalam menggerakkan ekonomi lokal berbasis nilai-nilai keislaman," terangnya.

Kolaborasi antara masjid dan perbankan syariah menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan berbasis nilai-nilai keislaman dapat mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan spiritual dalam masyarakat.

Potensi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

Melalui inisiatif seperti Pasar Sore Ramadan, BPRS Bhakti Sumekar menunjukkan komitmennya untuk membantu pelaku UMKM lokal dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas usaha mereka. Dengan bantuan finansial, edukasi, dan pengembangan jaringan, pelaku usaha kecil dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi produk lokal yang dapat meningkatkan daya saing UMKM di tingkat regional. Dengan adanya pasar yang rutin digelar, pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka kepada konsumen yang lebih luas.

Pasar Ramadan juga menjadi wadah untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekonomi syariah. Dengan memilih produk dan layanan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, masyarakat tidak hanya mendukung perekonomian lokal, tetapi juga menjalankan ajaran agama secara utuh.

Masa Depan yang Lebih Baik

BPRS Bhakti Sumekar berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif yang mampu memberdayakan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Dengan kolaborasi yang kuat antara lembaga keuangan syariah, masjid, dan pelaku usaha, potensi pemberdayaan ekonomi umat akan terus berkembang.

Keberhasilan Pasar Sore Ramadan menunjukkan bahwa pendekatan yang berbasis nilai-nilai keislaman dan kerakyatan dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi. Dengan terus mengembangkan inisiatif seperti ini, BPRS Bhakti Sumekar berharap mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumenep dan sekitarnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan