BPS: Penduduk IKN Nusantara Berusia 108 Tahun, Lahir di Akhir Perang Dunia I

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 25x dilihat
BPS: Penduduk IKN Nusantara Berusia 108 Tahun, Lahir di Akhir Perang Dunia I

Pendataan Penduduk IKN 2025 Mengungkap Fakta Menarik

Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa fakta menarik dari hasil pendataan penduduk Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2025. Salah satu temuan yang paling menonjol adalah adanya seorang perempuan tertua yang tinggal di wilayah deliniasi IKN, dengan usia mencapai 108 tahun.

AioTrade Autopilot
πŸ”₯ SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa perempuan tersebut lahir di pengujung Perang Dunia I. Temuan ini diperoleh melalui proses sensus penduduk yang dilakukan oleh tim BPS di wilayah IKN. Meskipun ada rencana untuk mempublikasikan foto dan data lengkapnya, namun hal tersebut tidak dapat dilakukan karena permintaan pribadi dari sang perempuan.

Amalia menyampaikan bahwa identitas lengkap dan foto perempuan tersebut belum bisa dipublikasikan, tetapi BPS membuka kemungkinan untuk memberikan informasi lebih lanjut jika mendapatkan izin dari yang bersangkutan. β€œYang jelas beliau adalah perempuan, dan saat ini usianya sudah 108 tahun,” ujar Amalia.

Perempuan tua ini lahir di Ujung Pandang, yang kini dikenal sebagai Makassar, Sulawesi Selatan. Ia termasuk migran seumur hidup yang kini menetap di wilayah IKN. Sepanjang hidupnya, ia telah menyaksikan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia dan dunia, seperti Perang Dunia II, Perang Kemerdekaan Indonesia, Proklamasi Kemerdekaan 1945, hingga pandemi Covid-19.

Data Penduduk IKN 2025

Berdasarkan hasil pendataan, jumlah penduduk di wilayah deliniasi IKN mencapai 147.430 jiwa, setara dengan 43.293 rumah tangga. Dari total penduduk tersebut, mayoritas merupakan generasi Z dan generasi milenial. Kedua kelompok ini mencakup lebih dari setengah populasi IKN.

Komposisi penduduk ini menunjukkan besarnya potensi penduduk usia produktif yang dapat mendukung pembangunan kota baru yang modern dan dinamis. Dalam hal rasio ketergantungan, IKN tercatat memiliki angka 47,25, yang berarti setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 47-48 penduduk usia non-produktif. Angka ini menunjukkan bahwa IKN sedang dalam fase bonus demografi.

Sebaran Wilayah dan Komposisi Penduduk

Dari sisi sebaran wilayah, konsentrasi penduduk tertinggi berada di Desa Samboja Kuala, Desa Muara Jawa Ulu, Desa Muara Jawa Pesisir, dan Desa Telemow. Kepadatan penduduk di wilayah tersebut mencapai lebih dari 400 jiwa per kilometer persegi.

Secara umur, penduduk IKN pada 2025 didominasi oleh usia produktif antara 15-64 tahun dengan proporsi mencapai 67,91 persen. Dari sisi jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan, diduga akibat banyaknya pekerja konstruksi yang datang ke wilayah IKN.

Indikator Fertilitas dan Mortalitas

Total fertility rate (TFR) di IKN pada 2025 tercatat sebesar 2,14, yang menunjukkan bahwa perempuan di IKN selama masa reproduksinya rata-rata melahirkan dua hingga tiga anak. Angka ini mendekati tingkat kelahiran yang dibutuhkan.

Puncak angka kelahiran tertinggi berada pada kelompok perempuan usia 25-29 tahun, dengan sekitar 126 hingga 127 kelahiran hidup per 1.000 perempuan. Sementara itu, angka kematian bayi di IKN sebesar 14,16 persen, dan angka kematian ibu sebesar 143 per 100.000 kelahiran hidup.

Mobilitas Penduduk dan Migrasi

Mobilitas penduduk di IKN tergolong tinggi. Sebagai kawasan pusat pertumbuhan baru, migrasi masuk ke IKN cukup besar. Pada 2025, sekitar empat dari sepuluh penduduk IKN merupakan migran seumur hidup, sementara 6 persen lainnya merupakan migran recent.

Dari sisi daerah asal, migran seumur hidup paling banyak berasal dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur, sedangkan migran recent didominasi oleh penduduk dari Kalimantan Timur, disusul Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Pendidikan dan Penggunaan Bahasa

BPS juga mencatat bahwa hampir 7 persen penduduk IKN pada 2025 telah menamatkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Dalam aspek penggunaan bahasa, hampir 20 persen penduduk usia lima tahun ke atas masih menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari.

Kondisi Perumahan

Dalam kondisi perumahan, mayoritas rumah tangga di IKN tercatat menggunakan atap seng dengan proporsi mencapai 89,54 persen. Penggunaan lantai keramik sebesar 46,89 persen, sementara rumah tangga dengan dinding tembok menyentuh 60,34 persen.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan