BRAINS Demokrat Yakin Ekonomi Nasional Capai 5,4 Persen pada 2026

admin.aiotrade 19 Des 2025 4 menit 19x dilihat
BRAINS Demokrat Yakin Ekonomi Nasional Capai 5,4 Persen pada 2026
BRAINS Demokrat Yakin Ekonomi Nasional Capai 5,4 Persen pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Indonesia pada 2026

Pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia pada tahun 2026 diproyeksikan melaju lebih tinggi dengan target optimistis mencapai 5,4 persen. Bahkan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Kementerian Keuangan menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional bisa menembus 5,6 persen pada kuartal III 2026, seiring penguatan sektor riil dan agenda re-industrialisasi.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam, menyampaikan apresiasinya atas target tersebut. Menurutnya, angka itu bukan sekadar ambisi, melainkan realistis apabila pemerintah mampu menggerakkan mesin ekonomi nasional secara konsisten dan terukur.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

BRAINS Demokrat Dorong Sektor Riil untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sebagai lembaga kajian strategis Partai Demokrat, BRAINS Demokrat menilai pertumbuhan ekonomi nasional hanya bisa dipercepat apabila sektor riil dan industri strategis kembali menjadi tulang punggung pembangunan. Dalam forum Proklamasi Democracy Forum (PDF) yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Rabu 18 Desember 2025, Umam menegaskan bahwa re-industrialisasi harus menjadi agenda utama pemerintah.

Menurutnya, sektor riil memiliki daya ungkit besar terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan ekonomi domestik.

Lima Agenda Kunci BRAINS Demokrat untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026

Untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi nasional tercapai secara berkelanjutan, BRAINS Demokrat mengusulkan lima agenda kunci yang perlu dipercepat.

Optimalisasi MBG dan KDMP untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Agenda pertama adalah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa. Kedua program ini menyerap anggaran besar dan memiliki potensi multiplier effect yang signifikan jika dikelola dengan tata kelola yang kuat.

Menurut Umam, MBG dan KDMP harus terintegrasi dengan sistem digital, pengawasan berlapis, serta melibatkan pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, program sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari desa.

Reformasi Transfer Ke Daerah Demi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Agenda kedua menyangkut reformasi fiskal daerah, khususnya skema Transfer Ke Daerah (TKD). BRAINS Demokrat mendorong agar kebijakan fiskal daerah berbasis kinerja, bukan sekadar penyerapan anggaran. Transfer fiskal idealnya memberikan insentif bagi daerah yang produktif, inovatif, dan mampu menciptakan dampak ekonomi riil.

Dengan pendekatan ini, pertumbuhan ekonomi nasional akan lebih merata dan tidak terpusat di wilayah tertentu saja.

Infrastruktur Cerdas dan Tangguh Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Agenda ketiga adalah pembangunan infrastruktur yang cerdas dan resilien. BRAINS Demokrat menilai bahwa infrastruktur tidak lagi cukup hanya berfungsi sebagai konektivitas, tetapi juga harus mampu menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim.

Infrastruktur yang tangguh akan melindungi aktivitas ekonomi, menjaga kepercayaan investor, serta menurunkan risiko gangguan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

Penegakan Hukum untuk Menekan Dark Economy

Agenda keempat menyoroti urgensi penegakan hukum yang tegas dan adil. Aktivitas dark economy seperti judi online, pinjaman ilegal, penipuan digital, hingga penyelundupan dinilai menggerus fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. BRAINS Demokrat menegaskan bahwa tanpa penegakan hukum yang konsisten, kebijakan ekonomi sebaik apa pun akan kehilangan kredibilitas.

Iklim usaha yang sehat hanya bisa tercipta jika ekonomi gelap diberantas secara sistematis.

Reformasi BUMN dan Peran Strategis Danantara

Agenda kelima adalah optimalisasi reformasi BUMN melalui Danantara. BRAINS Demokrat menilai konsolidasi BUMN harus menghasilkan entitas yang profesional, efisien, dan berdaya saing global. BUMN yang sehat dapat menjadi mesin akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam percepatan proyek strategis dan peningkatan daya saing Indonesia di pasar internasional.

Tantangan Global dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Meski optimistis, Umam mengingatkan bahwa Indonesia tetap harus mewaspadai ketidakpastian global, tekanan geopolitik, serta risiko iklim. Strategi pertumbuhan ekonomi nasional tidak boleh hanya bertumpu pada stabilitas makro, tetapi harus menyentuh sektor riil hingga ke akar rumput.

Pertumbuhan yang berkualitas, menurutnya, lahir dari keterhubungan produksi, distribusi, konsumsi, dan investasi dalam satu ekosistem ekonomi yang sehat.

Penguatan UMKM Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sejalan dengan pandangan BRAINS Demokrat, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khoeron, turut menekankan pentingnya penguatan UMKM. Ia menilai dukungan permodalan, teknologi, dan akses pasar harus diperluas agar UMKM mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai pimpinan Komisi VI DPR RI, Herman menegaskan bahwa UMKM yang kuat akan memperkokoh fondasi ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Dengan konsistensi kebijakan, penguatan sektor riil, reformasi fiskal, penegakan hukum, serta optimalisasi BUMN dan UMKM, pertumbuhan ekonomi nasional dapat bergerak dari desa hingga kota secara berkelanjutan dan inklusif.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan