Brasil Jadi Tuan Rumah COP30, Komitmen Energi Bersih Siap Diwujudkan

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 13x dilihat
Brasil Jadi Tuan Rumah COP30, Komitmen Energi Bersih Siap Diwujudkan

Presiden Brasil Menegaskan Komitmen pada Energi Bersih

Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, menegaskan bahwa negaranya tetap berkomitmen pada penggunaan energi bersih. Meskipun pemerintahnya baru-baru ini memberikan izin untuk penelitian cadangan minyak di kawasan pesisir ekuatorial, Lula menekankan bahwa langkah tersebut hanya sebatas tahap awal dan tidak bertentangan dengan kebijakan lingkungan yang telah diterapkan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Lula dalam konferensi pers di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025, setelah pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn. Kunjungan resmi ini merupakan pertama kalinya seorang kepala negara Brasil mengunjungi Sekretariat ASEAN. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas kerja sama di berbagai bidang seperti energi, ketahanan pangan, perdagangan, pariwisata, serta pembangunan berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, memuji kepemimpinan Brasil dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara Selatan dan peran aktifnya di berbagai forum internasional. Hal ini termasuk kepresidenan Brasil di BRICS serta sebagai tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP30) pada November mendatang di Belém, Brasil.

Lula menyatakan bahwa Brasil adalah salah satu negara dengan sumber energi terbarukan terbesar di dunia. Ia menegaskan bahwa pesan yang ingin disampaikan Brasil kepada dunia adalah bahwa negaranya merupakan salah satu negara dengan energi terbarukan terbanyak di planet ini.

Menurut Lula, 87 persen listrik di Brasil berasal dari energi bersih. Selain itu, bensin yang digunakan memiliki kandungan etanol sebesar 30 persen dan solar dengan biodiesel sebesar 20 persen. “Bahan bakar kami lebih bersih dibandingkan negara lain,” ujarnya.

Terkait izin eksplorasi di kawasan pesisir ekuatorial, Lula menjelaskan bahwa saat ini proses yang dilakukan masih sebatas penelitian. “Antara melakukan penelitian dan benar-benar menemukan minyak, prosesnya panjang karena masih memerlukan banyak izin tambahan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa perusahaan minyak nasional, Petrobras, memiliki keahlian dalam eksplorasi laut dalam tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan. Lula juga menyebut bahwa pendapatan dari minyak akan digunakan untuk mendanai transisi energi menuju sumber terbarukan.

“Kami harus menggunakan uang dari minyak untuk memperkuat transisi energi di planet ini,” katanya. Ia menegaskan bahwa Petrobras akan bertransformasi dari perusahaan minyak menjadi perusahaan energi.

“Selama dunia masih membutuhkan bahan bakar fosil, Brasil tidak akan membuang kekayaan yang bisa memperbaiki kehidupan rakyatnya,” ujar Lula.

Penelitian cadangan minyak dilakukan di kawasan yang dikenal sebagai Equatorial Margin, yang membentang dari negara bagian Rio Grande do Norte hingga Amapá, dekat perbatasan dengan Guyana Prancis. Kawasan ini memicu perdebatan nasional karena dinilai menunjukkan kontradiksi kebijakan pemerintahan Lula, antara ambisi untuk memimpin aksi iklim global dan dukungan terhadap bahan bakar fosil.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan