BREN Selesaikan Proyek Retrofit PLTP Salak dengan Investasi US$22,5 Juta

admin.aiotrade 06 Okt 2025 3 menit 18x dilihat
BREN Selesaikan Proyek Retrofit PLTP Salak dengan Investasi US$22,5 Juta

PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal, telah menyelesaikan proyek retrofit pada unit 4, 5, dan 6 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Salak. Proyek ini berhasil meningkatkan kapasitas terpasang di PLTP Salak menjadi sebesar 7,7 megawatt (MW), melebihi ekspektasi awal sebesar 7,2 MW. Dengan demikian, total kapasitas terpasang pembangkit listrik geothermal di Star Energy Geothermal saat ini mencapai 910,3 MW.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain beroperasi di bidang panas bumi, anak usaha Barito Renewables, Barito Wind juga mengelola pembangkit listrik tenaga angin melalui PLTB Sidrap 1 dengan kapasitas terpasang sebesar 78,75 MW di Sulawesi. Proyek ini telah diakuisisi tahun lalu.

Direktur Utama Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan, menyatakan bahwa penambahan kapasitas pada unit pembangkit Salak merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk ekspansi unit baru dan penambahan kapasitas pembangkit panas bumi hingga lebih dari 100 MW dalam beberapa tahun ke depan. Total investasi yang telah diumumkan mencapai US$365 juta.

“Penyelesaian proyek retrofit Salak merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja aset, efisiensi operasi, dan keberlanjutan jangka panjang,” ujar Hendra dalam rilis resmi, Senin (6/10/2025).

Dengan penyelesaian proyek retrofit di unit pembangkit Salak, Barito Renewables memperkuat kontribusinya dalam mendukung target bauran energi terbarukan nasional serta memastikan keberlanjutan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

Adapun, proyek retrofit di PLTP Salak menjadi salah satu dari lima proyek pembangkit panas bumi yang baru saja diresmikan oleh entitas usaha milik konglomerat Prajogo Pangestu ini. Pada Juli 2025, BREN meresmikan lima proyek PLTP milik Star Energy Geothermal di Salak dan Wayang Windu, Jawa Barat.

Berikut adalah daftar proyek yang diresmikan:

  1. Proyek Salak Binary, dengan total investasi sebesar US$45,5 juta, total kapasitas terpasang 16,6 MW yang telah mencapai Commercial Operation Date (COD) pada Februari 2025.

  2. Proyek Wayang Windu Unit 3, dengan total investasi sebesar US$106,3 juta, total kapasitas 30 MW dengan proyeksi COD pada Desember 2026.

  3. Proyek Salak Unit 7, dengan total investasi sebesar US$133 juta, total kapasitas 40 MW dengan proyeksi COD pada Desember 2026.

  4. Proyek retrofitting Salak Unit 4, 5, dan 6, dengan total investasi US$23 juta, total kapasitas 7,2 MW dan proyeksi COD pada Agustus 2025.

  5. Proyek retrofitting Wayang Windu Unit 1 dan 2, dengan total investasi US$57 juta, total kapasitas 18,4 MW dengan proyeksi COD pada Januari 2026.

Dengan penyelesaian proyek-proyek tersebut, Barito Renewables semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku utama dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Perusahaan terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi, menjaga efisiensi operasional, serta menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Selain itu, proyek-proyek ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun pengembangan infrastruktur pendukung. Dengan adanya peningkatan kapasitas pembangkit listrik, masyarakat di sekitar area operasi akan mendapatkan manfaat yang lebih besar, termasuk akses yang lebih baik terhadap pasokan listrik yang stabil dan ramah lingkungan.

Barito Renewables juga terus memperluas jaringan bisnisnya di berbagai sektor energi, termasuk energi terbarukan lainnya seperti tenaga angin dan surya. Hal ini menunjukkan strategi perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan dan diversifikasi sumber energi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan