BRI Akan Bagikan Dividen Interim Rp 137 per Saham, Cek Jadwalnya

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 15x dilihat
BRI Akan Bagikan Dividen Interim Rp 137 per Saham, Cek Jadwalnya


PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 137 per lembar saham. Pembayaran dividen ini akan dilakukan pada 15 Januari 2026. Dividen tersebut diambil dari laporan keuangan yang berakhir pada 30 September 2025. Hingga kuartal ketiga tahun 2025, BBRI mencatatkan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 40,77 triliun, mengalami penurunan sebesar 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan laba ini terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya pencadangan atau impairment yang naik sebesar 13,99% menjadi Rp 33,58 triliun. Di sisi lain, penyaluran kredit BBRI hingga kuartal ketiga 2025 mencapai Rp 1.438 triliun, meningkat sebesar 6,3% secara tahunan. Pendapatan bunga bersih juga tercatat meningkat dari Rp 107,86 triliun menjadi Rp 110,98 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, beban bersih operasional lainnya meningkat dari Rp 51,8 triliun menjadi Rp 58,89 triliun. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan beban pencadangan atau impairment. Peningkatan beban pencadangan ini terjadi karena meningkatnya rasio kredit bermasalah atau non performing loan gross dari 3,04% menjadi 3,29%. Selain itu, NPL nett BBRI juga meningkat dari 0,84% menjadi 1,04%.

Di sisi lain, BRI mencatatkan penurunan rasio loan to deposit ratio dari 89,6% menjadi 87,05% pada kuartal III 2025. Hal ini menunjukkan bahwa likuiditas bank semakin melonggar. Total dana pihak ketiga juga meningkat sebesar 8,2% secara tahunan menjadi Rp 1.474 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen interim BBRI:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 29 Desember 2025
  • Cum dividen di pasar tunai: 2 Januari 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 30 Desember 2025
  • Ex dividen di pasar tunai: 5 Januari 2026
  • Daftar pemegang saham yang berhak dividen interim: 2 Januari 2026
  • Pembayaran dividen interim: 15 Januari 2026

Jika melihat catatan pembagian dividen interim pada tahun lalu, BBRI melakukan pembayaran dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp 135 per lembar saham dengan total nilai mencapai Rp 20,33 triliun. Rasio dividen yang dibagikan kepada pemegang saham pada tahun lalu mencapai 85,32%.

Dalam beberapa bulan terakhir, ada tren pelepasan saham oleh investor asing terhadap BBRI dan BBCA. Investor asing melakukan net sell sebesar Rp 934 miliar. Hal ini bisa menjadi indikator perubahan strategi investasi dari pihak asing terhadap saham-saham perbankan di Indonesia.

Pembagian dividen interim ini menjadi penting bagi para pemegang saham, karena memberikan kontribusi langsung terhadap pendapatan mereka. Dengan adanya peningkatan jumlah kredit dan pertumbuhan dana pihak ketiga, BBRI menunjukkan kinerja yang cukup stabil meskipun menghadapi tekanan dari biaya pencadangan yang meningkat.

Selain itu, pengelolaan risiko kredit juga menjadi perhatian utama bagi BBRI, mengingat peningkatan rasio NPL. Dengan peningkatan NPL, bank perlu memperkuat sistem pengawasan dan manajemen kredit agar tidak mengganggu stabilitas keuangan.

Secara keseluruhan, pembagian dividen interim BBRI menunjukkan komitmen bank untuk tetap memberikan hasil yang baik kepada pemegang saham, meskipun dalam kondisi pasar yang dinamis dan tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan