
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas perannya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif melalui pemberdayaan desa. Hingga akhir September 2025, program Desa BRILiaN yang diinisiasi BRI telah menjangkau 4.909 desa di seluruh Indonesia, mencerminkan komitmen berkelanjutan BRI dalam memperkuat peran desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari pendekatan yang konsisten, partisipatif, dan berbasis potensi lokal guna menghadirkan solusi pemberdayaan yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi desa.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Desa BRILiaN merupakan salah satu bukti nyata BRI dalam membangun ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan. Fokus BRI tidak hanya pada perluasan jangkauan program, tetapi pada penguatan kapasitas komunitas desa untuk menghasilkan nilai ekonomi yang tumbuh dari potensi lokal. Capaian ini juga merupakan bentuk dukungan BRI terhadap program prioritas pemerintah untuk memperkuat peran desa sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Hery.
Program Desa BRILiaN dirancang untuk mendorong desa-desa di Indonesia agar semakin mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokalnya dengan dukungan ekosistem keuangan digital BRI. Pendekatan ini dibangun melalui pengembangan empat aspek utama, yaitu penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), digitalisasi, sustainability, dan innovation. Inisiatif ini sejalan dengan upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita ke-6 mengenai membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Selain Desa BRILiaN, BRI juga mengembangkan berbagai inisiatif pemberdayaan yang menyentuh masyarakat secara langsung. AgenBRILink memperluas akses layanan keuangan di berbagai wilayah, LinkUMKM berperan sebagai platform digital yang mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar, mitra bisnis, dan akses keuangan, sementara Klasterku Hidupku difokuskan pada pengembangan klaster usaha sebagai bagian dari strategi penguatan sektor produktif berbasis komunitas. Adapun Rumah BUMN diarahkan sebagai wadah pembinaan UMKM dalam membentuk ekosistem ekonomi digital.
BRI memiliki visi yang jelas dalam memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, bank pelat merah ini menempatkan pemberdayaan masyarakat desa sebagai prioritas utama. Berbagai program yang diluncurkan BRI tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses layanan keuangan, tetapi juga untuk memberikan pelatihan, peningkatan kapasitas, serta dukungan teknologi yang memungkinkan masyarakat desa untuk berkembang secara mandiri.
Beberapa langkah strategis yang diambil oleh BRI antara lain:
- Peningkatan kapasitas BUMDesa melalui pelatihan dan pendampingan.
- Pengembangan infrastruktur digital di daerah pedesaan untuk memastikan akses layanan keuangan yang lebih mudah dan cepat.
- Penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha lokal.
- Penyediaan akses modal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, BRI berkomitmen untuk menjadi mitra utama dalam membangun ekonomi yang lebih adil dan merata. Penguatan desa merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan. BRI berkomitmen untuk terus menjadi jembatan antara desa dan ekonomi modern, memastikan masyarakat desa turut serta menjadi pelaku ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
Pengembangan ekosistem ekonomi digital di daerah pedesaan menjadi salah satu fokus utama BRI dalam memperkuat daya saing masyarakat desa. Melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BRI berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.