BRI Perkuat UMKM untuk Pemerataan Ekonomi Nasional

admin.aiotrade 15 Nov 2025 3 menit 24x dilihat
BRI Perkuat UMKM untuk Pemerataan Ekonomi Nasional


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang menjadi pilar utama perekonomian nasional. Dengan semangat Asta Cita yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi kerakyatan, BRI secara konsisten menjalankan berbagai program pemberdayaan yang terintegrasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan menjadi fondasi penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional secara menyeluruh.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Hingga akhir September 2025, BRI telah membina 4.909 Desa BRILiaN yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, melalui program KlasterkuHidupku BRI juga telah mengembangkan 41.715 klaster usaha sebagai bagian dari strategi penguatan sektor produktif berbasis komunitas,” ujar Agus.

BRI juga menghadirkan LinkUMKM yang tercatat telah dimanfaatkan oleh lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mempercepat proses naik kelas. Tak hanya itu, untuk menumbuhkembangkan UMKM, BRI juga membina 54 Rumah BUMN dan telah melaksanakan 17 ribu pelatihan.

“Berbagai program pemberdayaan UMKM yang telah dilakukan oleh BRI tidak hanya menjadi wujud komitmen sosial BRI dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kinerja bisnis perusahaan,” jelas Agus Noorsanto.


Sejalan dengan aktifnya BRI dalam pemberdayaan UMKM, kinerja keuangan BRI hingga Triwulan III 2025 juga mencatatkan tren pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI menunjukkan peningkatan yang solid, didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA) yang terus menguat. Di mana total dana pihak ketiga tercatat tumbuh 8,2% yoy menjadi Rp 1.474,8 triliun.

Sementara itu, di sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3% YoY menjadi Rp 1.438,1 triliun. Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba perseroan. BRI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025.

Strategi Pemberdayaan UMKM yang Terintegrasi

BRI telah menerapkan beberapa strategi untuk memperkuat UMKM di Indonesia, antara lain:
Desa BRILiaN*
Program ini bertujuan untuk membangun desa-desa yang mandiri dan berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat. Sampai saat ini, BRI telah membina 4.909 desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

  • KlasterkuHidupku
    Program ini fokus pada pengembangan klaster usaha berbasis komunitas. Hingga akhir tahun 2025, BRI telah mengembangkan sebanyak 41.715 klaster usaha.

  • LinkUMKM
    Platform digital ini digunakan oleh lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mempercepat proses naik kelas.

  • Rumah BUMN
    BRI telah membina 54 Rumah BUMN yang bertujuan untuk memberikan layanan dan pelatihan kepada pelaku UMKM.

  • Pelatihan dan Edukasi
    BRI telah melaksanakan 17 ribu pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelaku UMKM.

Pertumbuhan Keuangan yang Stabil

Selain fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI juga mencatatkan pertumbuhan keuangan yang stabil. Berikut adalah beberapa indikator kinerja keuangan BRI hingga Triwulan III 2025:
Dana Pihak Ketiga (DPK)*
Total dana pihak ketiga BRI mencapai Rp 1.474,8 triliun, tumbuh 8,2% secara year-on-year (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) yang terus menguat.

  • Penyaluran Kredit
    Penyaluran kredit BRI meningkat sebesar 6,3% yoy menjadi Rp 1.438,1 triliun.

  • Laba Bersih
    BRI berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025.

Pertumbuhan keuangan yang stabil ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan UMKM yang dilakukan BRI tidak hanya berdampak positif terhadap masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja bisnis perusahaan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan