
Keberadaan Brimob yang Lebih Dekat dengan Masyarakat
Di tengah tugas-tugas berat yang sering kali menghadirkan ketegangan, sekelompok anggota Brimob Polda Sumut menunjukkan sisi lain dari kepolisian yang lembut, peduli, dan penuh kasih. Hal ini terlihat dalam kegiatan mereka yang tidak biasa, yaitu membantu anak-anak sekolah dasar di sekitar markas mereka.
Pada Jumat pagi (24/10/2025), personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor terlihat sibuk bukan dengan latihan taktis, melainkan menjemput anak-anak dari SDN 100306 Garonggang dan SDN 100311 Paraabolas. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Wadanki 2 Batalyon C Pelopor, IPTU Riswan, S.H., serta disetujui oleh Danki 1 Batalyon C Pelopor, AKP M. Syafril S., S.H.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Para personel Brimob menyambangi sekolah-sekolah tersebut untuk menjemput siswa-siswi yang pulang sekolah. Mereka memastikan bahwa anak-anak tersebut tiba di rumah dengan selamat. Bagi anak-anak, kehadiran Brimob di depan sekolah bukanlah hal yang menegangkan, melainkan sesuatu yang menyenangkan. Mereka tampak riang menaiki kendaraan Brimob sambil melambaikan tangan dan tertawa lepas.
Orang tua para siswa juga menyambut kehadiran Brimob dengan haru. Salah satu ibu dari Desa Garonggang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para anggota Brimob yang telah membantu mengantar anak-anaknya pulang dengan aman. Ia berharap agar para petugas tetap sehat dalam menjalankan tugas mereka.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Brimob tidak hanya hadir saat bencana atau konflik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. IPTU Riswan menyampaikan bahwa tujuan dari aksi ini adalah untuk menunjukkan bahwa pengabdian Polri tidak terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga melayani dengan hati.
Brimob Polda Sumut menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi motto pengabdian mereka, “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan.” Semboyan ini kini tidak lagi hanya terucap di barak, tetapi hidup di jalan-jalan desa, di antara tawa anak-anak sekolah yang diantar pulang dengan penuh kasih.
Manfaat dan Dampak dari Kegiatan Ini
-
Meningkatkan hubungan baik antara Brimob dan masyarakat
Kehadiran Brimob di lingkungan sekitar markas memberikan kesan positif bagi masyarakat. Anak-anak dan orang tua merasa lebih dekat dengan anggota polisi, yang biasanya dianggap sebagai otoritas yang jauh. -
Menunjukkan wajah humanis dari kepolisian
Aksi ini menunjukkan bahwa Brimob tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. -
Membentuk citra positif bagi institusi Polri
Dengan tindakan nyata seperti ini, Polri dapat membangun citra yang lebih baik di mata masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sering menghadapi situasi sulit. -
Mendorong partisipasi masyarakat dalam keamanan
Ketika masyarakat merasa diperhatikan oleh aparat kepolisian, mereka cenderung lebih aktif dalam menjaga keamanan dan keteraturan di lingkungan sekitar.