BRIN Kirim Peneliti dan Drone Canggih ke Lokasi Bencana Sumatra

admin.aiotrade 08 Des 2025 2 menit 14x dilihat
BRIN Kirim Peneliti dan Drone Canggih ke Lokasi Bencana Sumatra


Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah mengirimkan alat pengolah air ke daerah yang terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Teknologi yang diberikan adalah alat pengolah air yang mampu mengubah air menjadi air minum layak konsumsi, yang disebut dengan Arsinum. Alat ini dirancang khusus untuk digunakan dalam situasi darurat bencana.

Selain itu, BRIN juga menyalurkan drone canggih yang mampu mendeteksi objek hingga 100 meter di bawah permukaan tanah. Teknologi ini memiliki peran penting dalam mencari sumber air, membantu proses evakuasi, serta mempercepat pemetaan wilayah yang rentan terhadap bencana.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Arif Satria, Kepala BRIN, menyatakan bahwa inisiatif ini dilakukan berdasarkan pengalaman panjang BRIN dalam menangani berbagai jenis bencana. Ia menegaskan bahwa kehadiran teknologi dan inovasi adalah kunci dalam memberikan bantuan yang efektif dan tepat sasaran.

“Kita hadir dengan teknologi dan inovasi yang berbasis pengalaman panjang BRIN dalam penanganan bencana,” ujar Arif.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran tim di lapangan bukan hanya sekadar memberi bantuan, tetapi juga bertujuan untuk mengamati fenomena lapangan yang dapat menjadi dasar riset masa depan. Arif menekankan bahwa penelitian dan inovasi harus terus berkembang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat saat bencana terjadi.

“Dengan memahami kondisi lapangan, kita tahu inovasi apa yang harus dihasilkan untuk membantu masyarakat lebih baik lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, Nur Tri Aries Suestiningtyas, Sekretaris Utama BRIN, melaporkan perkembangan dari gerakan BRIN Peduli yang menjadi bagian dari upaya mendukung misi kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa dana sebesar Rp269.176.425 telah dikumpulkan dari sivitas BRIN, ditambah bantuan obat-obatan senilai Rp29.000.000 dari Unit Pengelola Zakat.

“Bantuan tahap pertama berupa makanan dan pakaian akan dikirimkan berkoordinasi dengan BNPB dan Ketua Task Force,” jelas Nur.

Joko Widodo, Ketua Task Force, menjelaskan bahwa timnya telah menurunkan para periset dari bidang kesehatan ke lokasi terdampak untuk mendukung layanan kesehatan darurat. Selain itu, tim analisis data citra satelit terus bekerja siang malam untuk memperbarui data citra satelit mengenai kondisi daerah yang terkena banjir dan tanah longsor.

“Kami pun terus berkoordinasi dengan BNPB,” tambah Joko.

Data satelit ini digunakan untuk menentukan jalur distribusi bantuan dan memetakan area yang berpotensi mengalami bencana susulan. Joko Widodo menambahkan bahwa struktur kerja Task Force dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  • Tim survei dan pemetaan
  • Bidang data dan analisis spasial
  • Bidang teknologi air siap minum dan air bersih
  • Bidang kesehatan dan kerentanan sosial

Pembagian ini memastikan setiap kebutuhan lapangan dapat ditangani oleh tim dengan keahlian yang tepat. “Kami ingin memastikan respons yang cepat, terukur, dan berbasis sains,” pungkasnya.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan