BRIN usung N219 tingkatkan koneksi daerah terpencil

admin.aiotrade 24 Des 2025 3 menit 21x dilihat
BRIN usung N219 tingkatkan koneksi daerah terpencil


BANDUNG – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang memperkuat ekosistem kedirgantaraan nasional melalui kolaborasi yang lebih intens antara lembaga riset dan industri. Hal ini disampaikan oleh Kepala BRIN, Prof Arif Satria, saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung.

Pada kunjungan tersebut, Arif menekankan pentingnya integrasi riset yang tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata industri. Ia menyebutkan bahwa setiap penelitian di bidang kedirgantaraan harus memiliki dampak ekonomi dan nilai tambah nyata bagi industri nasional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Arif, PTDI menjadi pusat gravitasi inovasi teknologi tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, BRIN akan mendukung penuh melalui beberapa skema, seperti pendanaan riset, penggunaan fasilitas laboratorium bersama, hingga penguatan sumber daya manusia (SDM) periset.

Fokus pada Pesawat N219
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah meninjau perkembangan pesawat N219 Nurtanio, hasil kolaborasi antara BRIN dan PTDI. Pesawat bermesin ganda ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan transportasi di wilayah terpencil di Indonesia.

Arif menyebutkan bahwa N219 memiliki keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi di kelasnya, terutama kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL). “N219 mampu beroperasi di landasan pacu yang pendek, kurang dari 800 meter, bahkan yang tidak beraspal sekalipun. Ini solusi kunci untuk wilayah seperti pegunungan Papua atau daerah 3T lainnya,” ujarnya.

Selain itu, pesawat ini memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dengan kapasitas 19 penumpang. Berkat sistem quick change, konfigurasi kabin dapat diubah dengan cepat untuk misi angkut kargo, evakuasi medis (medevac), hingga patroli maritim.

Sinergi Riset dan Industri
Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menyambut baik dukungan dari BRIN. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk-produk dirgantara Indonesia.

“Dengan dukungan riset dari BRIN, kami optimistis dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kedirgantaraan,” kata Gita.

PTDI merupakan satu-satunya industri dirgantara di Asia Tenggara yang memiliki kemampuan lengkap mulai dari desain, manufaktur, hingga perawatan pesawat. Selain N219, PTDI juga telah sukses memasarkan produk unggulan lain seperti CN235 dan NC212i ke pasar internasional.

Kolaborasi antara BRIN dan PTDI membuka peluang besar bagi pengembangan teknologi kedirgantaraan nasional. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Indonesia mampu meningkatkan kapasitas industri dirgantara dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok global.

Beberapa proyek riset yang sedang dikembangkan oleh BRIN bertujuan untuk memastikan bahwa inovasi teknologi tidak hanya berada di tingkat teori, tetapi juga bisa diterapkan secara nyata di industri. Hal ini menciptakan lingkungan yang saling menguntungkan antara lembaga riset dan perusahaan.

Dengan adanya kolaborasi seperti ini, diharapkan Indonesia dapat menghadapi tantangan industri kedirgantaraan secara lebih efektif dan berkelanjutan. Proses inovasi yang berjalan paralel dengan kebutuhan industri akan mempercepat pertumbuhan sektor ini.

Selain N219, ada beberapa proyek lain yang sedang dalam pengembangan, termasuk pesawat-pesawat yang dirancang untuk kebutuhan khusus seperti pengintaian, pengangkutan militer, dan layanan kesehatan darurat. Setiap proyek ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Dengan dukungan penuh dari berbagai lembaga dan instansi, industri kedirgantaraan Indonesia semakin siap untuk bersaing di pasar global. Keterlibatan aktif BRIN dalam proses riset dan pengembangan teknologi akan memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan