Briptu Yuli Setyabudi, Polisi Viral Kini Diduga Terlibat Penggelapan Mobil Rental

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 25x dilihat
Briptu Yuli Setyabudi, Polisi Viral Kini Diduga Terlibat Penggelapan Mobil Rental

Briptu Yuli Setyabudi Kembali Viral, Diduga Terlibat Penggelapan Mobil Rental

Briptu Yuli Setyabudi, seorang anggota polisi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali menjadi sorotan setelah dugaan terlibat dalam kasus penggelapan mobil rental. Sebelumnya, ia dikenal sebagai polisi konten yang sering membuat video dan mengunggahnya ke media sosial seperti TikTok.

Ia kerap kali membagikan konten-konten menarik yang mencakup berbagai topik, termasuk kritikan terhadap institusi Polri. Hal ini menjadikannya cukup dikenal oleh masyarakat. Namun, baru-baru ini, Briptu Yuli kembali viral karena dugaan tindakan tidak terpuji tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam video yang tersebar di media sosial Instagram, tampak Briptu Yuli Setyabudi duduk dan dikelilingi sejumlah pria. Ia menggunakan kaus merah dan tampak diinterogasi oleh beberapa orang. Dalam video itu, beberapa pria menanyai Briptu Yuli tentang jumlah mobil rental yang pernah ia gelapkan.

Ia tampak merokok dan duduk lesehan. Potongan video lain menunjukkan bahwa ia berada di sebuah kantor. Di dinding kantor tersebut terdapat tulisan Bakz Group. Saat diinterogasi, Briptu Yuli mengaku telah menguasai sebanyak 10 mobil rental.

Penanganan Kasus Oleh Polda Sulteng

Menanggapi isu ini, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono menyatakan bahwa Bidang Propam sedang mendalami informasi tersebut. Mereka sedang mencari bukti dan menunggu laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

Sebagai anggota Polri yang bertugas di Kota Palu, Briptu Yuli Setyabudi dikenal sebagai polisi konten. Ia memiliki akun TikTok dengan nama setyabudi.real. Selain itu, ia juga merupakan brand ambassador (BA) dari sebuah produk desain interior bernama Bakz Group.

Riwayat Karier Briptu Yuli Setyabudi

Briptu Yuli pernah bertugas di Polsek Kulawi, Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng). Ketika menjadi anggota Polsek Kulawi, ia pernah mengkritik atasannya. Ia membongkar adanya dugaan pungli yang diduga dilakukan oleh atasan saat itu.

Setelah membongkar kasus dugaan pungli tersebut, Briptu Yuli menjalani sidang kode etik. Polda Sulawesi Tengah menyebut bahwa Briptu Yuli terlibat dalam berbagai kasus, termasuk penipuan, judi online, tidak melaksanakan tugas, perbuatan tidak menyenangkan, dan penggelapan mobil rental.

Namun, tidak ada putusan kode etik karena mengkritik Polri.

Penjelasan Mengenai Operasi Lilin Tinombala 2023

Djoko Wienartono juga meluruskan konten Briptu Yuli Setyabudi soal dugaan pungli yang dilakukan atasannya. Yang bersangkutan sempat mempermasalahkan anggaran Operasi Lilin Tinombala 2023 yang diduga dipotong.

Djoko Wienartono menyebut tidak ada pemotongan anggaran. Uang yang diterima setiap anggota berkurang karena perubahan jumlah personel yang ditugaskan. Awalnya ada 50 anggota di Operasi Lilin Tinombala 2023. Namun karena kebutuhan, anggota ditambah menjadi 173. Sehingga anggaran operasi yang seharusnya untuk 50 personel dibagikan untuk 173 anggota.

“Kami memastikan bahwa semua kebijakan yang diambil oleh Polres Sigi telah melalui pertimbangan matang demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Operasi Lilin Tinombala 2023 saat itu,” tandasnya.

Tantangan Menembak Warga

Briptu Yuli Setyabudi pernah membuat sayembara dan menantang akan menembak warga. Dalam video berdurasi 30 detik itu, polisi tersebut membuat tantangan kepada masyarakat untuk datang kepadanya agar ditembak olehnya. Dia bakal memberikan hadiah kepada masyarakat yang menerima sayembaranya tersebut.

"Kebetulan saya masih polisi. Atau kita buat challenge saja, kita janjian kamu ke Palu atau ke alamatku, nanti kamu lari saya tembak kena kaki atau tidak." "Bagaimana? nanti kita kasih hadiah siapa yang menang," kata polisi tersebut sambil tertawa.

Lalu, dia mengatakan membuka sayembara tersebut karena suka akan tantangan. "Saya tuh kenapa suka challenge orang? Jadi, saya tuh orangnya itu guys suka pada tantangan," pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan