
Saham BRMS Kembali Melesat, Investor Asing Jadi Pemegang Mayoritas
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), yang merupakan salah satu emiten tambang dari Grup Bakrie, kembali menunjukkan performa yang luar biasa pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu, 8 Oktober 2025. Harga saham BRMS mengalami lonjakan signifikan dan menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan di bursa.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pada hari itu, harga penutupan saham BRMS melonjak dari Rp 925 per lembar menjadi Rp 955 per lembar, dengan kenaikan sebesar 3,24%. Selain itu, nilai transaksi saham BRMS juga mencapai angka fantastis, yaitu sebesar Rp 644,51 miliar dalam sehari. Angka ini menjadikannya sebagai salah satu saham dengan nilai transaksi terbesar di bursa.
Aksi Beli Asing yang Menggemparkan
Salah satu faktor utama yang menyebabkan lonjakan harga saham BRMS adalah aksi beli besar-besaran oleh investor asing. Data menunjukkan bahwa investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) yang sangat besar, dengan total pembelian mencapai 299,33 juta lembar saham. Angka ini jauh melampaui aksi jual yang hanya sebesar 196,86 juta lembar.
Pergerakan investor asing tersebut tidak lepas dari data terbaru mengenai kepemilikan saham BRMS. Dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 September 2025, tercatat adanya pergeseran kekuatan yang signifikan. Kepemilikan saham oleh investor asing meningkat dari 51,21% menjadi 53,5%, sedangkan kepemilikan lokal turun dari 48,78% menjadi 46,5%.
Inilah 5 'Big Boss' Pengendali Saham BRMS
Laporan tersebut juga mengungkap lima pemegang saham raksasa yang secara kolektif menguasai lebih dari 50,79% saham BRMS yang beredar. Berikut adalah daftar mereka:
-
Emirates Tarian Global Ventures SPC
Entitas asal Cayman Islands ini menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 25,10%. -
Sugiman Halim
Seorang investor kawakan asal Indonesia yang menggenggam 7,44% saham BRMS. -
GLAS Trust (Singapore) Ltd
Entitas asal Singapura ini memiliki 7,60% saham BRMS. -
PT CGS International Sekuritas Indonesia
Perusahaan sekuritas lokal ini menguasai 5,56% saham BRMS. -
CGS International Securities Singapore PTE LTD
Perusahaan sekuritas asal Singapura ini memegang 5,07% saham BRMS.
Fakta menarik lainnya adalah, jajaran direksi dan komisaris PT Bumi Resources Minerals Tbk sendiri tercatat hanya memiliki porsi saham yang sangat kecil, bahkan jika digabungkan tidak sampai 0,1%. Hal ini menunjukkan bahwa kendali operasional dan strategis perusahaan sangat bergantung pada keputusan para pemegang saham mayoritas tersebut.
Pentingnya Memahami Dinamika Pasar
Perubahan kepemilikan saham BRMS memberikan informasi penting bagi para trader dan investor yang ikut dalam perdagangan saham BRMS pada hari ini, Kamis, 9 Oktober 2025. Dengan dominasi investor asing, dinamika pasar bisa berubah cukup cepat, sehingga diperlukan analisis mendalam sebelum melakukan investasi.
Investor disarankan untuk selalu melakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Artikel ini disusun berdasarkan data historis dan keterbukaan informasi resmi, dan bukan merupakan saran atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Semua keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh pembaca.