BSDE Fokus Jual Ready Stock Manfaatkan Insentif PPN DTP hingga 2027

admin.aiotrade 22 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
BSDE Fokus Jual Ready Stock Manfaatkan Insentif PPN DTP hingga 2027


aiotrade, JAKARTA — Perusahaan properti PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) berencana memanfaatkan perpanjangan fasilitas pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga tahun 2027. Fasilitas ini akan fokus pada penjualan unit siap huni atau ready stock.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya menjelaskan bahwa PPN DTP hanya berlaku untuk unit yang sudah selesai dibangun dan siap ditempati. Meskipun fasilitas ini memberikan dampak positif terhadap penjualan, kontribusinya terhadap total marketing sales tidak signifikan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Fasilitas ini memang memberikan dampak terhadap marketing sales BSDE, tetapi tidak berkontribusi besar secara keseluruhan,” ujar Hermawan dalam keterangan resmi, Rabu (22/10/2025).

Hermawan menambahkan bahwa BSDE akan terus mengoptimalkan strategi penjualan dengan memprioritaskan unit ready stock sesuai data laporan keuangan akhir Juni 2025. Hal ini dilakukan mengingat adanya kebijakan perpanjangan PPN DTP.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2025, BSDE memiliki persediaan tanah dan bangunan yang siap dijual senilai Rp5,4 triliun. Selanjutnya, persediaan bangunan yang sedang dikonstruksi mencapai Rp1,85 triliun dan tanah yang sedang dikembangkan senilai Rp10,45 triliun.

Entitas Sinar Mas Land ini meraih pendapatan sebesar Rp6,39 triliun atau turun 13,01% secara tahunan (year on year/YoY) pada semester I/2025. Pendapatan utama berasal dari sektor real estat yang memberikan kontribusi sebesar Rp5,95 triliun. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp6,80 triliun.

Pendapatan BSDE juga berasal dari segmen properti senilai Rp347,57 miliar, hotel Rp23,18 miliar, jalan tol Rp47,07 miliar, dan lain-lain Rp18,91 miliar.

Dari sisi beban, BSDE mencatat penurunan beban pokok sebesar 6,08% menjadi Rp2,33 triliun. Namun, penurunan beban tersebut belum cukup untuk menahan penurunan margin laba. Akibatnya, BSDE mencatatkan laba kotor sebesar Rp4,05 triliun atau turun 16,55% YoY.

Setelah memperhitungkan pendapatan dan beban lain, BSDE membukukan laba bersih sebesar Rp1,28 triliun atau turun 44,79% YoY. Laba per saham perusahaan juga mengalami penurunan dari Rp111,56 menjadi Rp61,59 per saham.

Dari sisi operasional, BSDE mencatat realisasi marketing sales senilai Rp5,08 triliun pada semester I/2025. Angka ini merepresentasikan 51% dari target marketing sales BSDE sepanjang 2025, yaitu sebesar Rp10 triliun.

Dengan demikian, BSDE mencatatkan kenaikan marketing sales atau prapenjualan sebesar 5% secara tahunan dari posisi Rp4,84 triliun pada semester I/2024. Pertumbuhan marketing sales BSDE didukung oleh beberapa segmen.

Pada segmen hunian, misalnya, kontribusi mencapai Rp2,19 triliun dari total marketing sales BSDE selama semester I/2025.

Bumi Serpong Damai Tbk. - TradingView

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan