BTC Turun Bebas, Bitcoin di Bawah $110.000, Apa Masa Depannya?

admin.aiotrade 11 Okt 2025 3 menit 22x dilihat
BTC Turun Bebas, Bitcoin di Bawah $110.000, Apa Masa Depannya?

Peristiwa Besar di Pasar Kripto

Pasar kripto mengalami guncangan besar pada Jumat malam (Sabtu pagi WIB, 11/10/2025), dengan harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam. Harga aset digital terbesar ini sempat turun di bawah $110.000, memicu likuidasi besar-besaran dan kepanikan di kalangan investor. Peristiwa ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar kripto terhadap perubahan politik dan ekonomi global.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ancaman dari Presiden AS

Pemicu utama dari kejatuhan pasar ini diduga berasal dari serangkaian pernyataan keras yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump melalui akun Truth Social miliknya. Trump menargetkan China dengan ancaman perang dagang baru, yang berdampak langsung pada sentimen pasar.

Trump menyatakan bahwa China telah menjadi "sangat bermusuhan" dan memegang "posisi monopoli" terhadap mineral langka seperti rare earths. Pernyataan ini diikuti oleh ancaman untuk memberlakukan tarif sebesar 100% terhadap semua produk dari China mulai 1 November 2025. Ancaman ini langsung memicu reaksi berantai di pasar keuangan global.

Dampak pada Pasar Keuangan Global

Indeks S&P 500 langsung anjlok dari level all-time high-nya, yang kemudian diikuti oleh pasar kripto. Indeks Volatilitas (VIX), yang sering disebut sebagai "indeks ketakutan", melonjak tajam di atas level 20, menandakan tingkat kekhawatiran yang sangat tinggi di pasar. Hal ini menunjukkan bahwa investor merasa tidak aman dan cenderung menjual aset mereka.

Likuidasi Massal dan Reset yang Sehat

Kejatuhan harga Bitcoin yang cepat menyebabkan likuidasi massal pada posisi long (beli) di pasar derivatif. Analis Kevin Sailly dalam update-nya menyebutkan bahwa total likuidasi posisi long telah melampaui $800 juta dan kemungkinan akan menembus $1 miliar dalam 24 jam.

Meskipun terlihat mengerikan, banyak analis berpengalaman melihat fenomena ini sebagai "reset yang sehat". "Reset seperti ini sangat, sangat sehat," ujar analis Aaron Bennett. "Mereka menyapu bersih miliaran dolar dari posisi leverage. Itulah salah satu alasan utama mengapa Bitcoin dan kripto turun begitu agresif."

Reset ini dianggap perlu untuk membersihkan spekulasi berlebihan di pasar, memungkinkan harga untuk membangun fondasi yang lebih kuat untuk pergerakan selanjutnya.

Altcoin Merana, Sebagian Bertahan

Seperti biasa, ketika Bitcoin anjlok, altcoin mengalami penderitaan yang lebih parah. Banyak altcoin besar yang dilaporkan turun hingga dua digit. Salah satu yang paling parah adalah koin WIF, yang hancur karena asosiasinya dengan persona Donald Trump.

Namun, di tengah lautan merah, beberapa altcoin seperti Solana (SOL) dan Zcash (ZEC) menunjukkan ketahanan yang lebih baik, meskipun diperkirakan ini hanya bersifat sementara sebelum ikut terkoreksi.

Prospek Masa Depan

Para analis menyarankan investor untuk tetap tenang. Aaron Bennett meyakini bahwa ini adalah "jurus andalan" Trump yang sering menggunakan ancaman ekstrem sebagai taktik negosiasi dan tidak akan membiarkan pasar hancur dalam masa kepresidenannya.

"Saya melihat ini sebagai peluang membeli atau kesempatan untuk tidak melakukan apa-apa dan menunggu," jelasnya. Dari sisi teknikal, Kevin Sailly memprediksi bahwa koreksi ini berpotensi menciptakan level higher low (level terendah yang lebih tinggi dari sebelumnya) untuk Bitcoin, dengan kemungkinan support di area $107.000 atau bahkan wick sesaat ke $100.000.

Faktor makroekonomi jangka panjang seperti kebijakan The Fed yang masih memotong suku bunga dan pelemahan dolar AS tetap menjadi sentimen positif untuk aset berisiko seperti Bitcoin. Para analis juga menyoroti bahwa akumulasi oleh institusi melalui ETF Bitcoin masih terus berjalan, menunjukkan kepercayaan jangka panjang yang masih kuat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan