BTN Dorong Generasi Muda Tekuni Pembiayaan Hijau, Tampilkan Inovasi Ramah Lingkungan di Unud

admin.aiotrade 17 Des 2025 4 menit 15x dilihat
BTN Dorong Generasi Muda Tekuni Pembiayaan Hijau, Tampilkan Inovasi Ramah Lingkungan di Unud
BTN Dorong Generasi Muda Tekuni Pembiayaan Hijau, Tampilkan Inovasi Ramah Lingkungan di Unud

Peran BTN dalam Pembiayaan Hijau untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong generasi muda untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip pembiayaan hijau atau ramah lingkungan. Dalam era digital, BTN berupaya menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan serta menjaga kelestarian bumi melalui inisiatif-inisiatif yang berdampak positif bagi lingkungan.

Pada acara kuliah umum yang diadakan di Universitas Udayana (Unud), Jimbaran, Bali pada Rabu (11/12/2025), Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa pembiayaan hijau menjadi hal yang mendesak mengingat risiko global seperti perubahan iklim yang dapat berdampak buruk tidak hanya bagi perekonomian, tetapi juga keberlangsungan hidup manusia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data yang disampaikan Nixon, perubahan iklim telah menjadi permanen di dunia sejak enam tahun terakhir, di antara berbagai risiko global lainnya seperti pandemi, ketidakstabilan geopolitik, cybersecurity, dan krisis energi. Risiko ini, menurut Nixon, dapat memengaruhi kondisi ekonomi dan sistem keuangan, sehingga sudah saatnya perekonomian digerakkan dengan prinsip keberlanjutan.

“Suhu rata-rata global meningkat antara 1,3 derajat Celsius hingga 1,4 derajat Celsius, tertinggi dalam lima tahun terakhir, dan suhu rata-rata di Indonesia meningkat setiap 10 tahun sejak 1971,” ujar Nixon.

Dengan adanya risiko perubahan iklim, BTN mulai mengalokasikan kredit mereka ke program-program yang berkelanjutan. Contohnya, BTN membantu rumah sakit hewan yang green dan tidak membiayai sawit dan batubara. Selain itu, BTN membiayai masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan prinsip satu rumah satu pohon.

Lebih lanjut, Nixon menjelaskan bahwa BTN menjadi salah satu bank terdepan di Indonesia yang menerapkan prinsip-prinsip green financing dan green banking. Praktik ini, kata Nixon, telah menjadi tren global yang diikuti oleh banyak bank, institusi keuangan, dan perusahaan di dunia.

“Di BTN ada beberapa proyek ramah lingkungan dengan pola-pola pembiayaan green financing. Contohnya hari ini kita mulai coba bergerak ke program energi terbarukan, dengan memberikan dukungan untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan menyalurkan kredit untuk pembangunan pabrik pupuk yang menggunakan energi terbarukan. Ini adalah cara-cara kami untuk menyelamatkan bumi,” jelas Nixon.

Inisiatif-Inisiatif Keberlanjutan BTN

Contoh konkrit lain dari penerapan green financing adalah program Rumah Rendah Emisi yang dilakukan BTN dengan melibatkan mitra developer dan produsen material bangunan yang ramah lingkungan (eco-friendly) untuk membiayai 150.000 unit rumah rendah emisi hingga 2029.

Terbaru, BTN mendapatkan apresiasi dari Ratu Belanda Queen Maxima dalam kapasitasnya sebagai Advokat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Kesehatan Keuangan (UNSGSA) atas program Bayar Angsuran-Mu Pakai Sampah-Mu, yang memungkinkan debitur KPR BTN untuk mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi untuk kemudian ditukarkan menjadi saldo tabungan di BTN dan dapat mengurangi angsuran KPR setiap bulannya.

BTN juga secara konsisten melakukan berbagai inisiatif keberlanjutan, contohnya mengurangi konsumsi kertas, menggunakan kendaraan listrik untuk operasional, memasang panel surya, dan mendorong digitalisasi baik untuk internal operation maupun untuk nasabah.

“Apa yang kita lakukan terhadap bumi, akan kita tuai kemudian hari. Ini yang saya tularkan ke generasi muda, bahwa kita harus melihat bumi dengan cara berbeda. Sebab itu, sistem pembiayaan di BTN pun kami ubah,” tutur Nixon.

Kerja Sama dengan Universitas Udayana

Pada kesempatan tersebut, BTN secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Unud dalam rangka mendukung penyediaan fasilitas jasa dan layanan perbankan serta dukungan untuk pengembangan sivitas akademika di kampus Unud. Melalui kerja sama tersebut, BTN memberikan solusi pengelolaan keuangan untuk operasional kampus Unud dan memenuhi berbagai kebutuhan institusi pendidikan melalui produk dan layanan BTN.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana mengatakan kerja sama antara Unud dan BTN tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan perbankan, tetapi juga mendukung aktivitas pembelajaran di seluruh civitas akademika, mulai dari kolaborasi riset, magang, hingga seminar dan kuliah umum.

“Kami mengundang kerja sama yang lebih luas untuk seluruh ruang lingkup sesuai visi Universitas Udayana, karena kami memandang BTN sebagai mitra strategis dalam konteks layanan keuangan dan juga pembelajaran,” ujarnya.

“Diharapkan kerja sama ini dapat mendukung literasi keuangan dan pembelajaran praktek perbankan, sehingga mahasiswa Unud unggul secara akademik dan berkontribusi secara nyata di masyarakat,” pungkasnya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan