BTN Salurkan Kredit Perumahan untuk UMKM Yogyakarta

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
BTN Salurkan Kredit Perumahan untuk UMKM Yogyakarta
BTN Salurkan Kredit Perumahan untuk UMKM Yogyakarta

BTN Memperluas Penyaluran Kredit Program Perumahan di Yogyakarta

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tengah mempersiapkan ekspansi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah yang digagas pemerintah. Yogyakarta dipilih sebagai lokasi awal karena memiliki potensi besar dalam pengembangan perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Potensi Pasar yang Menjanjikan

Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, menyatakan bahwa Yogyakarta menawarkan peluang yang sangat baik untuk penyaluran KPP. Selama ini, kontribusi DIY terhadap portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi BTN cukup konsisten, terutama di segmen MBR. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan KPR subsidi di Yogyakarta meningkat secara konsisten.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Hermita, Yogyakarta memiliki karakteristik ekonomi yang unik dan stabil, didukung oleh sektor pendidikan, pariwisata, serta UMKM yang tumbuh seimbang dan saling mendukung. Selain itu, jumlah penduduk berusia muda di kota ini terus meningkat, sehingga memicu permintaan terhadap hunian dengan biaya terjangkau.

Sinergi antara Pemerintah dan Pengembang

Hermita menilai, Yogyakarta memiliki sinergi yang kuat antara kebutuhan rumah masyarakat, dukungan pemerintah daerah, serta keberadaan banyak pengembang rumah subsidi yang aktif. Ketersediaan lahan untuk pengembangan perumahan di wilayah sekitar kota seperti Sleman, Bantul, dan Kulonprogo juga menjadi faktor pendukung.

Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat, selama beberapa dekade terakhir terjadi pergeseran struktur ekonomi Yogyakarta dari sektor primer (pertanian) ke sektor tersier atau jasa dan sektor sekunder (industri atau manufaktur). Hal ini memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ekosistem Sektor Perumahan yang Kuat

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang konsisten, Yogyakarta dinilai cukup menjanjikan bagi sektor properti. Permintaan terhadap bahan bangunan, furnitur, jasa konstruksi, dan jasa lainnya terkait perumahan mayoritas dilakukan oleh UMKM.

Hermita menjelaskan, ekosistem sektor perumahan di Yogyakarta, mulai dari developer lokal, pelaku usaha bahan bangunan seperti semen, cat, keramik, hingga kontraktor kecil, sangat potensial untuk menjadi penerima manfaat KPP. Sebagian dari para pelaku usaha tersebut sebelumnya telah menjadi nasabah BTN untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN dan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sejahtera.

Strategi BTN dalam Ekspansi KPP

Untuk mendukung ekspansi KPP, BTN telah melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, pelatihan intensif tenaga pemasaran mengenai fitur, skema, dan manfaat KPP agar dapat menjelaskan secara tepat kepada masyarakat. Kedua, integrasi sistem digital untuk mempercepat proses pengajuan dan verifikasi data.

Selain itu, BTN melakukan kolaborasi lintas divisi, terutama antara unit KPR, KUR, dan pembiayaan perumahan untuk memastikan pendekatan yang terpadu. BTN juga menawarkan program insentif dan monitoring kinerja sales agar penyaluran lebih efektif. Saat ini, BTN menawarkan suku bunga yang menarik untuk program KPP hanya sekitar 5,99 persen hingga Desember 2025.

Kerja Sama dengan Pemerintah dan Asosiasi

BTN juga memperkuat jaringan dengan pemerintah daerah, asosiasi pengembang, dan koperasi perumahan untuk memperluas basis penerima KPP. Dalam acara Sosialisasi & Akad KPP di Yogyakarta, BTN menggelar penawaran produk KPP BTN kepada para tamu undangan, termasuk developer, kontraktor, toko bangunan, dan UMKM.

Langkah Awal untuk Ekspansi ke Daerah Lain

Yogyakarta menjadi langkah awal bagi BTN untuk memulai ekspansi KPP ke daerah-daerah potensial lainnya, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Ketiga daerah tersebut menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan sektor perumahan dan UMKM, baik dari sisi permintaan hunian maupun kegiatan UMKM di sektor konstruksi dan bahan bangunan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan