
aiotrade, DEPOK - PT Bank Tabungan Negara (BTN) melakukan penanaman 5.000 bibit pohon di Kota Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan dengan tema BTN Tumbuh Bersama Alam.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando menjelaskan alasan memilih Depok sebagai lokasi program karena memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan lingkungan, selain pertumbuhan ekonomi, dengan statusnya sebagai penyangga Daerah Khusus Jakarta. Melalui program keberlanjutan lingkungan yang dijalankan sedari dini ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan lingkungan di Depok dalam jangka panjang.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“BTN meyakini keberlanjutan lingkungan merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat untuk masa kini dan mendatang. Penanaman 5.000 pohon ini menunjukkan bahwa Kota Depok mempunyai fungsi krusial terhadap lingkungan yang harus dijaga secara bersama-sama,” ujar Ramon.
Penanaman 5.000 pohon ini dilaksanakan di atas lahan seluas sekitar 3,7 hektare milik Pemerintah Kota Depok di Kelurahan Cisalak. Lahan ini direkomendasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk dimanfaatkan secara permanen menjadi lokasi penghijauan agar berfungsi sebagai kawasan resapan air. Sebab, sebelumnya lahan terbuka ini tidak ditumbuhi pepohonan.
Komposisi pohon yang ditanam meliputi:
- 1.500 pohon mangga
- 950 nangka
- 500 jambu
- 50 alpukat
- 1.000 eucalyptus rainbow
- 500 mahoni
- 500 tabebuya rosa
Jenis-jenis pohon tersebut dipilih untuk memberikan manfaat ekologis secara optimal, mulai dari resapan air, peningkatan kualitas udara, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan estetika ruang terbuka hijau perkotaan.
BTN juga menerapkan teknologi dalam program ini. Seluruh pohon tercatat di dalam sistem dan dimonitor untuk memantau pertumbuhannya serta potensi penyerapan karbon.
“Kami ingin memastikan bahwa penanaman pohon yang dilakukan perseroan ini memberikan dampak nyata melalui peningkatan kualitas lingkungan untuk masyarakat sekitar. Hal ini sekaligus membuktikan pengelolaan program TJSL BTN yang terukur dan akuntabel,” ucap Ramon.
Program ini juga diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 5.000 masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
“Kami akan terus menjalankan program ‘BTN Tumbuh Bersama Alam’ di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Hal ini menegaskan perseroan memandang keberlanjutan lingkungan merupakan isu penting bagi kehidupan manusia yang harus dijaga dan dikelola dengan melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan,” tutup Ramon.