BTN tingkatkan kreativitas generasi muda bangun masa depan perumahan

admin.aiotrade 12 Des 2025 3 menit 10x dilihat
BTN tingkatkan kreativitas generasi muda bangun masa depan perumahan


aiotrade.CO.ID - JAKARTA.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan penyediaan hunian yang terjangkau dan berkelanjutan melalui kompetisi BTN Housingpreneur 2025. Ajang ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk mewujudkan ide inovatif menjadi solusi nyata dalam sektor perumahan nasional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sekretaris Perusahaan BTN, Ramon Armando, menjelaskan bahwa pendaftaran kompetisi ini telah dibuka sejak 22 Oktober 2025 dan akan ditutup pada 15 Desember 2025. Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa, developer, pengusaha muda, serta masyarakat umum non-mahasiswa. BTN menyiapkan total hadiah hingga miliaran rupiah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi kreatif peserta.

“BTN Housingpreneur bertujuan mendorong generasi muda menciptakan ide-ide inovatif agar ekosistem perumahan di Indonesia bisa berkembang lebih cepat, terjangkau, dan berkelanjutan. Kami mengajak orang-orang muda untuk berpartisipasi selagi waktu masih ada,” ujar Ramon dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12).

BTN menilai ajang ini sangat penting karena kebutuhan tempat tinggal di Indonesia terus meningkat, terutama dari kalangan usia muda. Berdasarkan data Susenas 2023 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), setiap tahun terdapat sekitar satu juta pernikahan baru, yang menunjukkan permintaan tinggi terhadap hunian.

Selain itu, backlog atau kekurangan rumah secara nasional masih mencapai 11,39 juta unit, dan sekitar 26 juta keluarga masih tinggal di rumah tidak layak huni. Situasi ini membutuhkan inovasi, khususnya dari generasi muda yang kreatif dan adaptif terhadap perubahan.

“Melalui ide-ide mereka, generasi muda dapat menggerakkan sektor perumahan dan perekonomian secara keseluruhan, karena sektor ini memiliki dampak multiplier yang luas hingga UMKM seperti toko material, logistik, dan jasa pertukangan,” tambah Ramon.

Untuk menjaring beragam ide, BTN membuka beberapa subkategori kompetisi. Peserta dari kalangan mahasiswa cukup menyajikan konsep desain rumah atau inovasi hunian lain yang orisinal, dilengkapi estimasi biaya secara sederhana namun realistis. Konsep tersebut bisa berupa sketsa, render, maket digital, dan narasi penjelasan.

Adapun peserta dari kalangan developer, pengusaha, dan masyarakat umum non-mahasiswa dapat mengajukan inovasi dalam bentuk proyek yang sudah berjalan maupun proposal bisnis. “Generasi muda yang dimaksud tidak hanya mahasiswa, tetapi juga developer muda, startup properti, pengusaha, serta masyarakat umum yang memiliki ide inovatif terkait hunian,” kata Ramon.

Untuk memperluas jangkauan, BTN menggelar roadshow BTN Housingpreneur 2025 di sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Sejumlah universitas besar turut menjadi tuan rumah, dengan Kick-Off acara digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pengembangan Kerja Sama, Komersialisasi Aset, dan Kawasan Terpadu UI, Winny Hanifiati Warouw, menilai ajang ini membuka peluang besar bagi mahasiswa menunjukkan kemampuan di luar ruang akademik.

“Ini kesempatan emas bagi mahasiswa dan wirausahawan muda untuk belajar, membangun jaringan, menunjukkan kemampuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia,” ujar Winny.

Kategori Kompetisi

  • Mahasiswa
    Peserta harus menyajikan konsep desain rumah atau inovasi hunian lain yang orisinal, lengkap dengan estimasi biaya secara sederhana namun realistis.
  • Contoh: sketsa, render, maket digital, dan narasi penjelasan.

  • Developer, Pengusaha, dan Masyarakat Umum Non-Mahasiswa
    Peserta dapat mengajukan inovasi dalam bentuk proyek yang sudah berjalan maupun proposal bisnis.

  • Contoh: inovasi teknologi, model bisnis, atau strategi pengembangan perumahan.

Tujuan Kompetisi

  • Mendorong generasi muda menciptakan solusi inovatif untuk masalah hunian.
  • Mengembangkan ekosistem perumahan yang lebih cepat, terjangkau, dan berkelanjutan.
  • Memberikan apresiasi berupa hadiah hingga miliaran rupiah untuk ide-ide kreatif.
  • Memperluas jangkauan partisipasi melalui roadshow di berbagai kota.

Manfaat Bagi Peserta

  • Kesempatan untuk belajar dan membangun jaringan.
  • Meningkatkan kemampuan kreatif dan inovatif.
  • Menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
  • Mendapatkan pengakuan dari industri perumahan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan