
PT Bukit Asam Tbk (PTBA), yang merupakan bagian dari Holding Pertambangan MIND ID, berhasil mencatatkan kinerja operasional yang kuat hingga kuartal III-2025. Meskipun menghadapi tantangan volatilitas pasar global, perusahaan tetap mampu menunjukkan pertumbuhan di berbagai sektor seperti produksi, penjualan, dan angkutan batubara.
Peningkatan volume produksi, penjualan, dan angkutan batubara terjadi karena adanya upaya efisiensi serta optimalisasi rantai pasok yang dilakukan secara konsisten di seluruh lini operasional PTBA. Hal ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan efisiensi operasional.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Hingga akhir September 2025, volume produksi batubara PTBA mencapai 35,90 juta ton, meningkat 9% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, yaitu sebanyak 32,97 juta ton. Peningkatan ini tidak hanya berasal dari operasional utama, tetapi juga didukung oleh kontribusi dari anak perusahaan PT Satria Bahana Sarana, yang bergerak di bidang jasa penambangan. Anak perusahaan ini memberikan kontribusi sebesar 21% terhadap total produksi perseroan.
Selain itu, nisbah kupas PTBA hingga akhir September 2025 tercatat sebesar 5,98 kali. Angka ini menunjukkan efisiensi dalam proses pengolahan batubara, sehingga memastikan kualitas dan jumlah produk yang dihasilkan tetap optimal.
Di sisi penjualan, volume batubara yang terjual mencapai 33,70 juta ton, meningkat 8% dibandingkan realisasi pada periode yang sama di tahun lalu, yaitu 31,28 juta ton. Penjualan ini terbagi antara pasar domestik dan ekspor. Sebanyak 56% dari total penjualan diserap oleh pasar dalam negeri, sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan ekspor.
Peningkatan penjualan ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap batubara PTBA tetap stabil dan kuat. Hal ini menjadi indikasi bahwa kualitas produk dan keandalan layanan perusahaan masih diminati oleh pasar baik lokal maupun internasional.
Sementara itu, volume angkutan batubara hingga kuartal III-2025 mencapai 30,02 juta ton, naik 8% dibandingkan realisasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu 27,83 juta ton. Peningkatan ini didukung oleh optimalisasi rantai pasok serta koordinasi dan efisiensi di sektor logistik yang terus diperkuat.
PTBA Chart
by TradingView
Momentum pemulihan harga komoditas batubara global juga mulai terlihat melalui tren penguatan indeks ICI sejak pertengahan kuartal III hingga awal kuartal IV-2025. Dengan momentum tersebut, ditambah dengan pertumbuhan kinerja dan efisiensi yang berkelanjutan, PTBA optimistis bahwa capaian operasional yang solid ini dapat mengurangi tekanan akibat pelemahan harga batubara yang terjadi sepanjang kuartal III-2025.
Selain itu, kinerja operasional yang positif ini menjadi fondasi yang kuat bagi peningkatan kinerja keuangan hingga akhir tahun. Perusahaan terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan, sekaligus memperkuat posisi strategisnya di pasar batubara nasional dan internasional.