
Langkah-Langkah Perbaikan Kinerja BUMD oleh Direktur Utama Wahana Raharja
Direktur Utama PT Wahana Raharja, Asep Muzaki, telah merancang sejumlah langkah untuk membenahi kinerja perusahaan yang kini dipimpinnya. Ia mengakui bahwa berdasarkan laporan keuangan yang tersedia, perusahaan masih terus mengalami kerugian. Namun, ia menegaskan bahwa informasi ini wajib diumumkan secara terbuka.
“Secara laporan keuangan memang Wahana Raharja merugi terus. Karena informasi ini wajib dipublikasikan secara terbuka,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Langkah pertama yang akan ditempuh adalah melakukan restrukturisasi keuangan, termasuk menelaah piutang dan utang perusahaan. Selain itu, Wahana Raharja juga akan mencari kelompok usaha baru agar tidak bergantung pada suntikan modal dari Pemprov Lampung.
“Kami akan membenahi yang ada di dalam dan benar-benar menjalankan bisnis secara keuangan,” ujarnya.
Asep menjelaskan bahwa ia telah membagi dua pekerjaan besar, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi. Intensifikasi akan ditangani direktur operasional yang fokus pada roda bisnis internal, seperti keuangan, hutang-piutang, dan aspek teknis lainnya. Sedangkan ekstensifikasi menjadi tanggung jawab dirinya, dengan fokus mencari mitra baru dan investor.
“Memang rencana kerja belum rigid karena saya baru dua hari menjabat. Tapi sudah ada delapan rencana bisnis yang cukup matang dari total sepuluh yang sedang disusun. Kebanyakan berbentuk kolaborasi, baik kerja sama operasi, joint operation, hingga mendatangkan investor mancanegara,” jelasnya.
Sejumlah calon mitra disebut sudah melakukan penjajakan, di antaranya dari Vietnam, Cina, dan Jerman. Asep berharap langkah tersebut bisa memperkuat peran Wahana Raharja di bawah kepemilikan Pemprov Lampung.
“Nilai strategisnya, karena pemegang saham adalah BUMD, kami berharap pemerintahan mendatang bisa menjadikan perusahaan ini penopang, bukan lagi beban APBD,” tegasnya.
Fokus pada Sektor Pertanian
Dari delapan rencana bisnis, salah satu fokus diarahkan ke sektor pertanian. Saat ini, Wahana Raharja memiliki mesin pengolahan padi yang mampu memproduksi beras medium. Ke depan, produksi akan ditingkatkan menjadi beras premium dengan tambahan mesin pengemasan serta dukungan investor baru.
“Kami juga akan menjajaki produk kebutuhan masyarakat lain, terutama sesuai instruksi gubernur. Intinya, BUMD ini harus mampu bersaing, ikut dalam persaingan pasar, dan terlibat secara terbuka,” pungkasnya.
Pengukuhan Jajaran Direksi Baru
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi mengukuhkan jajaran direksi baru dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Lampung, yakni PT Wahana Raharja dan PT Lampung Jasa Utama (LJU). Pengukuhan berlangsung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (30/9/2025).
Untuk PT Wahana Raharja, jabatan Direktur Utama diisi Asep Muzaki dan Direktur Operasional dijabat Yurita Sari. Penetapan ini berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Nomor 500/082/WR.UP/EXS/IX/2025.
Sementara di PT Lampung Jasa Utama, posisi Direktur Utama dipercayakan kepada Oktavianus Yulia dan Direktur Operasional dijabat Amri Zamani. Penetapan keduanya sesuai keputusan RUPSLB PT Lampung Jasa Utama Nomor 016/LJU-RUPSLB/BA/IX/2025.
Arahan Gubernur tentang Peran BUMD
Dalam arahannya, Rahmat menegaskan pentingnya peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga mengajak sejumlah organisasi untuk berkolaborasi dalam mendukung kinerja BUMD. "Saya minta bantuan organisasi seperti Hipmi, Apindo, dan Hippi untuk ikut mendukung dan berkolaborasi,” tegasnya.
Mirza menambahkan, berbagai persoalan yang sempat membelit BUMD, terutama terkait masalah keuangan hingga perkara hukum, kini telah terselesaikan. Karena itu, ia meminta jajaran direksi baru tidak ragu untuk berinovasi.
“Semua masalah sudah clear. Jadi jangan takut berinovasi. BUMD harus maju, berani mencari peluang, dan harus didukung penuh,” ujarnya.