
JAKARTA – Jika Anda memiliki kelebihan uang dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD), kini ada penawaran menarik dari bank-bank milik pemerintah. Mulai tanggal 5 November 2025, semua bank milik Danantara atau yang dikenal sebagai Himbara (Bank Himbara) telah meningkatkan suku bunga deposito valas dalam denominasi USD.
Menurut informasi dari situs resmi Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Tabungan Negara (BTN), suku bunga deposito valas dalam USD kini mencapai 4%. Sebelumnya, tingkat bunga tersebut berada di kisaran 1% hingga 2%, bahkan ada yang di bawah 1%.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pengumuman tentang peningkatan suku bunga ini pertama kali dilakukan pada bulan September 2025. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenis deposito valas, baik itu dengan tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, maupun 12 bulan.
Beberapa hal penting terkait perubahan suku bunga deposito valas:
-
Perubahan suku bunga
Penetapan suku bunga sebesar 4% untuk deposito valas merupakan kebijakan baru yang diberlakukan oleh empat bank BUMN di bawah Danantara. Keempat bank tersebut adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN. -
Efektivitas kebijakan
Kebijakan ini mulai berlaku secara efektif sejak tanggal 5 November 2025. Hal ini menunjukkan bahwa bank-bank tersebut sudah mempersiapkan diri untuk menerapkan aturan baru tersebut. -
Berlaku untuk semua tenor
Suku bunga 4% tidak hanya berlaku untuk deposito jangka panjang, tetapi juga untuk deposito dengan tenor pendek seperti 1 bulan. Ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah yang ingin menempatkan dana dalam bentuk USD.
Selain itu, kebijakan ini juga menjadi respons terhadap kondisi pasar keuangan yang sedang dinamis. Dengan adanya peningkatan suku bunga, nasabah diharapkan lebih tertarik untuk menempatkan dana mereka dalam bentuk valas, terutama USD.
Beberapa alasan mengapa suku bunga deposito valas ditingkatkan:
-
Meningkatkan daya tarik nasabah
Dengan bunga yang lebih tinggi, nasabah akan lebih tertarik untuk menyimpan dana dalam bentuk USD, terutama jika mereka melihat potensi keuntungan yang lebih besar. -
Mengimbangi inflasi
Peningkatan suku bunga bisa membantu mengurangi dampak inflasi terhadap nilai uang. Dengan bunga yang lebih tinggi, nasabah dapat mempertahankan nilai dana mereka. -
Mendorong pertumbuhan ekonomi
Dengan dana yang lebih stabil, bank-bank dapat lebih fokus pada investasi dan pengembangan bisnis, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap perekonomian nasional.
Dalam konteks yang lebih luas, kebijakan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Dengan peningkatan suku bunga deposito valas, bank-bank milik pemerintah menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan pasar sambil tetap memberikan layanan terbaik bagi nasabah.