
Kontes Buah Kakao di Aceh Tenggara Dibuka Bupati M Salim Fakhry
Kontes Buah Kakao yang diikuti oleh ratusan peserta resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tenggara, M Salim Fakhry SE MM, di Lapangan Pemuda Kutacane, pada hari Minggu (26/10/2025). Acara ini menjadi momen penting dalam upaya mempromosikan tanaman kakao sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati M Salim Fakhry menyampaikan pesan kepada Gubernur Aceh melalui Fakhrurazi, yang mewakili Kadistanbun Aceh. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menanam dan merawat tanaman kakao. Namun, ia juga menyampaikan harapan agar anggaran Otsus atau APBA dapat memberikan bantuan berupa bibit kakao kepada para petani di Aceh Tenggara.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Bupati, tanaman kakao memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Aceh Tenggara. Kehadiran komunitas kakao akan membantu para petani dalam meningkatkan hasil panen dan kualitas produksi. Selain itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap jajaran Kodim 0108 Aceh Tenggara yang telah aktif dalam program ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Kesuksesan pembangunan sektor pertanian di Aceh Tenggara tidak lepas dari adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab), dunia usaha, serta stakeholder lainnya dalam memajukan program ketahanan pangan. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pangan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK MH, Dandim Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro, Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza SSTP MSi, serta Ketua MPU Aceh Tenggara dan pejabat lainnya. Turut hadir pula Kadis Pertanian Agara Riskan SP, Fakhrurazi yang mewakili Kadistanbun Aceh, serta perwakilan dari Swisscontact dan pihak-pihak lainnya.
Peran Komunitas Kakao dalam Pembangunan Daerah
Komunitas kakao di Aceh Tenggara memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor pertanian. Dengan adanya kontes buah kakao, masyarakat bisa mengeksplorasi potensi tanaman ini dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas biji kakao dalam pasar.
Beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dari keberadaan komunitas ini antara lain:
- Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kakao
- Peningkatan pendapatan petani melalui peningkatan nilai tambah produk
- Penyuluhan dan pelatihan teknis kepada petani untuk meningkatkan produktivitas
Selain itu, komunitas ini juga menjadi wadah bagi petani untuk berbagi pengalaman dan menjalin kerja sama dalam menghadapi tantangan industri kakao.
Keterlibatan Berbagai Stakeholder
Partisipasi berbagai stakeholder dalam acara ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian di Aceh Tenggara. Beberapa pihak yang terlibat antara lain:
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara
- Instansi pemerintah terkait seperti Dinas Pertanian
- Lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti Swisscontact
- Anggota legislatif seperti DPRK
- TNI dan Polri sebagai mitra dalam menjaga stabilitas daerah
Keterlibatan ini menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan.
Harapan untuk Masa Depan Kakao di Aceh Tenggara
Bupati M Salim Fakhry berharap agar keberlanjutan program pengembangan kakao dapat terus didukung oleh berbagai pihak. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pangan yang mandiri dan berkualitas.
Dengan adanya kontes buah kakao, diharapkan dapat menjadi awal dari inisiatif-inisiatif baru yang akan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat posisi Aceh Tenggara sebagai sentra produksi kakao yang berkualitas.