Bupati Bandung Barat Soroti Potensi PAD Wisata Curug Marela dan Dorong Ekonomi Kreatif

admin.aiotrade 17 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Bupati Bandung Barat Soroti Potensi PAD Wisata Curug Marela dan Dorong Ekonomi Kreatif

Komitmen Bupati Bandung Barat dalam Pembangunan Daerah

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan komitmennya untuk memperkuat arah pembangunan daerah dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2029 yang mengusung visi-misi “Amanah”. Visi ini bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjajakan potensi baru yang dapat dioptimalkan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Jeje Ritchie Ismail, Pemkab Bandung Barat akan terus mencari berbagai peluang peningkatan PAD, termasuk pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang meningkatkan PAD Bandung Barat dan akan terus menggali potensi-potensi yang dapat dimaksimalkan untuk menambah pendapatan. Hal ini dilakukan guna memastikan keberlanjutan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Jeje menjelaskan bahwa Pemkab Bandung Barat berkomitmen meningkatkan kualitas belanja daerah agar lebih tepat sasaran. Ia juga menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan Bandung Barat. Namun, akses dan fasilitas bagi pelaku kreatif masih perlu diperbaiki.

“Saya juga orang kreatif. Ini menjadi cita-cita saya agar ekonomi kreatif Bandung Barat semakin maju. Potensinya luar biasa, hanya saja akses bagi para pelakunya harus kita tingkatkan,” ucapnya.

Potensi Besar Lembang, Tantangan Branding dan Mitigasi

Terkait sektor wisata, Jeje menyoroti Lembang sebagai wilayah dengan potensi wisata yang sudah dikenal luas. Meski begitu, menurutnya, masih ada tantangan terutama dalam hal branding karena sebagian pelaku wisata di wilayah tersebut bukan berasal dari Bandung Barat.

“Kita perlu memperkuat branding Lembang sebagai bagian dari Bandung Barat,” jelasnya. Dengan memperkuat branding, diharapkan Lembang dapat lebih dikenal sebagai destinasi wisata unggulan yang layak dikunjungi oleh masyarakat luas.

Selain itu, Jeje menekankan pentingnya perhatian khusus pada mitigasi risiko sesar Lembang, mengingat kawasan tersebut memiliki kerentanan geologis. Peningkatan akses menuju titik-titik wisata juga menjadi prioritas. Dengan demikian, keamanan dan kenyamanan wisatawan dapat terjamin.

Disinggung terkait dana transfer dipotong pusat, Jeje menyebutkan bahwa potongan dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak signifikan terhadap keuangan daerah. Bandung Barat mengalami pengurangan sekitar Rp360 miliar, sehingga strategi optimalisasi belanja dan pendapatan menjadi sangat penting.

“Potongan dana transfer sangat berpengaruh. Saya berharap TAPD dan Banggar dapat mengoptimalkan pengeluaran dan pendapatan. APBD harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya oleh kita yang berada di pemerintahan,” tegasnya.

Curug Marela dan Potensi Wilayah Selatan

Pengembangan pariwisata di wilayah Selatan Bandung Barat juga mendapat perhatian khusus. Adik ipar Raffi Ahmad itu menilai Curug Marela sebagai destinasi potensial yang bisa menjadi penopang PAD di masa depan.

“Curug Marela berpotensi besar sebagai penunjang PAD. Aksesnya sudah mulai kita perbaiki, meski belum sepenuhnya terhubung. Ke depan, wilayah Selatan akan menjadi fokus pengembangan karena potensi wisatanya masih sangat asri dan menjanjikan,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan