Bupati Deiyai Serahkan DPA ke OPD, Ajak Kerja Sesuai Aturan dan Akuntabel

Bupati Deiyai Serahkan DPA ke OPD, Ajak Kerja Sesuai Aturan dan Akuntabel

Pemkab Deiyai Tekankan Pengelolaan Anggaran yang Transparan dan Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Deiyai terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan anggaran daerah yang transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam pertemuan pembagian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026. Pertemuan yang berlangsung di Aula Setda Deiyai pada Rabu (18/2) pagi ini dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala-Kepala Distrik.

Bupati Melkianus Mote menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuannya adalah untuk menghindari penyalahgunaan dana yang bisa merugikan masyarakat dan pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Setiap rupiah yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dan diketahui publik, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Menurut Bupati, penegasan ini memiliki tujuan yang jelas yaitu kemajuan daerah. "Anggaran benar-benar harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Deiyai," ujarnya.

Selain itu, Bupati menyampaikan komitmen untuk mencapai efisiensi anggaran hingga 40 persen pada tahun 2026. "Kita pastikan efisiensi anggaran hingga 40 persen untuk tahun 2026, dengan menekankan bahwa program harus langsung berdampak kepada masyarakat," tambahnya.

Fokus pada Sektor Pelayanan Dasar

Bupati juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus berfokus pada sektor pelayanan dasar. "Prioritas kita adalah pada pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan," katanya. Dengan fokus pada sektor-sektor tersebut, diharapkan masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari penggunaan anggaran daerah.

Untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan secara efektif dan tidak disalahgunakan, Bupati mengarahkan agar pengawasan dilakukan secara ketat. "Inspektorat Kabupaten Deiyai didorong untuk menjalankan fungsi pengawasan yang lebih baik terhadap penggunaan anggaran, aset, dan kinerja aparatur," ujarnya.

Dukungan untuk Transparansi Keuangan Desa

Sebagai dukungan untuk transparansi, Pemkab Deiyai juga mendorong penggunaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Online di tingkat kampung. "Kita dorong penggunaan Siskeudes Online agar transparansi dan akuntabilitas keuangan desa juga terjaga," tambahnya.

Bupati berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat dapat bekerja sama secara sinergis untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. "Semoga dengan penerapan prinsip-prinsip yang telah kami tetapkan ini, Kabupaten Deiyai dapat terus berkembang dan menjadi tempat yang lebih baik bagi seluruh warganya," pungkasnya.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Pengelolaan anggaran yang baik bukan hanya sekadar tugas administratif, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Dengan adanya kebijakan transparan dan akuntabel, diharapkan tidak hanya anggaran yang digunakan secara efisien, tetapi juga memberikan dampak nyata pada kesejahteraan masyarakat.

Tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi dalam implementasi kebijakan ini. Namun, dengan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat, peluang untuk mencapai visi tersebut sangat besar. Dengan demikian, Deiyai dapat menjadi contoh daerah yang sukses dalam mengelola sumber daya secara optimal dan berkelanjutan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan