Evaluasi Kinerja OPD dalam Program 100 Hari Kerja Bupati Gorontalo Utara
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, melakukan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelaksanaan program 100 hari kerja. Evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari refleksi atas capaian dan keberlanjutan program yang telah dijalankan sejak dilantik pada Juni 2025 lalu.
Kegiatan evaluasi berlangsung di Gedung Germas, Pemkab Gorontalo Utara, pada Jumat (7/11/2025), dan dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD. Dalam acara tersebut, masing-masing kepala OPD diminta untuk mempresentasikan capaian atas pelaksanaan 15 agenda strategis yang menjadi prioritas di awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Thariq Modanggu memberikan tanggapan, koreksi, serta catatan terkait capaian kinerja setiap OPD. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar ajang laporan, tetapi juga menjadi pondasi untuk melangkah menuju tahun 2026. Tujuan utamanya adalah untuk menguji kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan agenda tersebut, serta mengevaluasi komitmen OPD terhadap program-program yang telah ditetapkan.
Capaian dari masing-masing OPD telah dituangkan dalam laporan tertulis dan dokumentasi video. Dari hasil diskusi dan paparan, Thariq menemukan variasi kinerja antar-perangkat daerah. Beberapa OPD fokus pada tugas intinya, sementara yang lain lebih menekankan sinergi dalam pelaksanaan program. Namun, ada juga OPD yang hanya menyampaikan partisipasi tanpa kontribusi nyata.
Dari evaluasi tersebut, rata-rata capaian kinerja OPD mendapat nilai “Baik dan Cukup Kurang”, sementara belum ada yang mencapai kategori “Sangat Baik”. Ketua DPD II Golkar Gorontalo Utara ini menegaskan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan dan pembelajaran untuk memperkuat kerja kolaboratif antar OPD ke depan.
Program Unggulan dalam 100 Hari Kerja
Dari 15 agenda 100 hari kerja, dua program paling menonjol adalah Gerakan 2 Kambing 10 Ayam (G210) dan Agro Mopomulo. Kedua program ini menjadi inovasi sosial-ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat.
Program G210 menjadi salah satu inovasi yang sukses diraih tanpa dukungan APBD. “Kurang lebih sudah ada 100 ekor kambing dan sudah dua kandang yang beroperasi, dan ada ayam 600–700 ekor,” ujar Bupati Thariq Modanggu. Menurutnya, model investasi sosial seperti ini memberi efek ekonomi yang lebih berkelanjutan dibanding sekadar bantuan langsung kepada masyarakat.
Selain itu, program ini juga membuka ruang bagi partisipasi swasta dan perguruan tinggi. Investasi yang diperoleh bukan hanya berupa bantuan, tetapi model kerja sama yang saling menguntungkan.
Sementara itu, Agro Mopomulo menjadi gagasan yang menggabungkan sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya lahan kering. “Kenapa Mopomulo? Karena kalau pertanian hanya identik dengan bertani, kalau Mopomulo bukan hanya di lahan basah, tapi juga di lahan kering,” jelas Thariq.
Ia menargetkan ke depan Gorontalo Utara tidak hanya memanfaatkan lahan kritis, tetapi juga mengembangkan daerah penghasil buah sebagai potensi baru ekonomi lokal. “Kita ingin daerah ini bukan hanya menanam, tapi juga menghasilkan,” tambahnya.
Gerakan Sosial Lainnya
Selain dua program unggulan tersebut, Thariq juga menyoroti gerakan sosial ‘Keluarga Surga Kasih Sayang’ untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pernikahan usia dini. “Maka kampanye kita soal Keluarga Surga Kasih Sayang sementara kita genjot,” jelasnya.
