jatim.aiotrade , JEMBER - Bupati Jember Muhammad Fawait turun langsung meninjau lokasi banjir di Perumahan Villa Indah Tegalbesar, Selasa (16/12). Dalam kunjungan itu, Fawait didampingi Ketua TP PKK Jember Ghyta Eka Puspita sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Jember tengah menghadapi cuaca ekstrem yang berdampak pada terjadinya banjir di sejumlah wilayah. Cuaca buruk ini menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi beberapa area pemukiman.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Saat meninjau lokasi, Fawait—yang akrab disapa Gus Fawait—mengaku terkejut melihat posisi permukiman yang berdiri memanjang di sepanjang bantaran sungai. Ia menyatakan bahwa hal tersebut menjadi pemicu utama bencana. "Kenyataan itu menjadi pemicu utama bencana, ketika Jember dilanda cuaca ekstrem, tembok pembatas antara sungai dan perumahan tak mampu menahan gempuran arus deras aliran sungai, hingga akhirnya jebol," ujar Fawait.
Akibatnya, puluhan rumah warga di kawasan perumahan tersebut terendam banjir. Fawait juga menemukan fakta bahwa bagian belakang rumah warga hanya dibatasi tembok setinggi sekitar satu meter. "Batas yang sangat minim itu jelas tidak memadai dan gagal berfungsi sebagai penahan air luapan sungai, memperparah kerentanan warga terhadap bahaya banjir," katanya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Fawait menyatakan Pemkab Jember akan memanggil para pengembang perumahan yang beroperasi di wilayahnya. "Terkait perumahan seperti itu, tentu kami akan memanggil pihak developer dan kami akan pelajari terlebih dahulu, apakah perumahan itu memang didirikan di bantaran sungai atau tidak," ucapnya.
Fawait menegaskan ke depan perbaikan saluran irigasi tetap menjadi perhatian. Namun, untuk kasus banjir di Villa Indah Tegalbesar, ia menilai penyebab utamanya bukan persoalan irigasi. "Saya pikir banjir yang terjadi di perumahan itu bukan karena masalah irigasi, tetapi itu murni karena letak posisi perumahan yang ada di bantaran sungai," tuturnya.
Pemkab Jember menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai langkah tanggap darurat. Kunjungan tersebut disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah mewujudkan Jember Baru, Jember Maju yang aman dari bencana.
Berdasarkan data BPBD Jember, total warga terdampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem mencapai 1.428 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 10 kecamatan.
Penyebab Banjir di Perumahan Villa Indah Tegalbesar
Beberapa faktor utama menyebabkan banjir di kawasan tersebut:
-
Posisi Perumahan di Bantaran Sungai
Perumahan Villa Indah Tegalbesar berada di sepanjang bantaran sungai, sehingga rentan terkena luapan air saat cuaca ekstrem terjadi. Hal ini membuat warga lebih rentan terhadap ancaman banjir. -
Ketebalan Tembok Pembatas yang Tidak Memadai
Tembok pembatas antara sungai dan perumahan hanya setinggi satu meter, yang dinilai tidak cukup untuk mencegah air mengalir ke permukiman. -
Cuaca Ekstrem yang Melampaui Kapasitas Drainase
Curah hujan yang tinggi dan berkepanjangan menyebabkan aliran sungai meluap, melebihi kapasitas drainase yang ada.
Langkah yang Diambil oleh Pemkab Jember
Pemerintah Kabupaten Jember telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi dampak banjir:
-
Pemanggilan Pengembang Perumahan
Pemkab akan memanggil pihak pengembang untuk mengecek apakah perumahan tersebut benar-benar berada di bantaran sungai. -
Penyaluran Bantuan Sembako
Warga terdampak diberikan bantuan sembako sebagai bentuk respons darurat. -
Perbaikan Saluran Irigasi
Meskipun penyebab utama banjir bukanlah saluran irigasi, pemerintah tetap berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur irigasi agar lebih efektif dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Kesimpulan
Banjir di Perumahan Villa Indah Tegalbesar menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat. Letak perumahan yang berdekatan dengan sungai serta struktur bangunan yang tidak memadai menjadi faktor utama kejadian ini. Dengan tindakan cepat dan evaluasi terhadap pengembangan wilayah, diharapkan dapat mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.