
Pemerintah Kabupaten Mojokerto Fokus pada Sertifikasi Halal untuk Dukung UMKM dan IKM
Pemerintah Kabupaten Mojokerto kini menempatkan sertifikasi halal sebagai prioritas utama dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM). Hal ini disampaikan oleh Gus Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, saat menghadiri acara Penyerahan Penghargaan Perusahaan Tertib Ukur kepada PT Ajinomoto Indonesia, yang berlangsung di Multi Function Hall Pabrik PT Ajinomoto, Mlirip, Kecamatan Jetis.
Dalam sambutannya, Gus Bupati menjelaskan bahwa sertifikasi halal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Menurutnya, sertifikat halal tidak hanya berfungsi sebagai legalitas semata, tetapi juga menjadi modal penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di tengah kompetisi industri yang semakin ketat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Sertifikat halal ini bukan hanya sekadar legalitas, tetapi memberikan manfaat penting bagi IKM dan UMKM. Dengan sertifikat halal, produk lokal akan lebih dipercaya konsumen, bisa menembus pasar yang lebih luas, dan mampu bersaing dengan produk nasional bahkan internasional,” ujar Gus Bupati.
Pada acara tersebut, dilakukan pula penyerahan simbolis sertifikat halal bagi sejumlah UMKM dan IKM binaan Disperindag Kabupaten Mojokerto. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Mojokerto, PT Ajinomoto Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta warga Desa Mlirip. Sinergi ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan masyarakat dalam membangun ekonomi daerah berbasis keadilan dan kepercayaan konsumen.
Selain sertifikat halal, turut diserahkan pula sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku usaha, serta hibah CSR berupa TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk warga Desa Mlirip. Kegiatan ini dikemas dalam satu agenda yang juga menghadirkan bazar IKM/UMKM dengan berbagai produk lokal dan sembako murah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto, Noerhono, menyebut bahwa sertifikasi halal merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem ekonomi halal. Ia menambahkan, Mojokerto memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri pangan dan minuman yang memenuhi standar halal nasional.
“Dengan dukungan perusahaan seperti Ajinomoto dan kolaborasi lintas sektor, kami optimistis Mojokerto bisa menjadi salah satu pusat pengembangan produk halal di Jawa Timur,” katanya.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pimpinan cabang perbankan daerah, perwakilan Bulog Mojokerto, pimpinan perusahaan industri besar, Forkopimca Jetis, dan Kepala Desa Mlirip. Melalui kegiatan ini, Pemkab Mojokerto menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjaga ketertiban dalam perdagangan melalui program Tertib Ukur, tetapi juga memastikan bahwa produk lokal memiliki nilai tambah dan kepercayaan konsumen melalui sertifikasi halal.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesejahteraan Ekonomi Daerah
Beberapa inisiatif yang dijalankan oleh Pemkab Mojokerto menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan. Berikut beberapa langkah yang telah dilakukan:
-
Program Sertifikasi Halal:
Pemkab Mojokerto bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi proses sertifikasi halal bagi UMKM dan IKM. Ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional. -
Peningkatan Kepercayaan Konsumen:
Dengan adanya sertifikat halal, produk lokal lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama konsumen Muslim. Hal ini membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas produk. -
Kolaborasi dengan Dunia Industri:
Kerja sama dengan perusahaan besar seperti PT Ajinomoto Indonesia melalui CSR menjadi salah satu bentuk pendukung dalam pengembangan UMKM. Program ini juga mencakup pemberian hibah TPS3R untuk warga Desa Mlirip. -
Bazar Produk Lokal:
Acara ini juga menyediakan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Hal ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat ikatan antara pelaku usaha dan konsumen.