
Rapat Koordinasi Pendidikan di Kabupaten Sigi
Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar rapat koordinasi terkait program kerja Bupati dan Wakil Bupati Sigi periode 2025–2030 di bidang pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, di Gedung Kesenian Taman Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah.
Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sigi Hajar, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ardin, serta perwakilan kepala sekolah dan guru dari seluruh wilayah Kabupaten Sigi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam sambutannya, Bupati Rizal menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah berkomitmen melahirkan "Generasi Emas Minimal Emas" melalui kolaborasi tiga pilar utama pendidikan.
“Pembangunan dunia pendidikan merupakan kunci kesuksesan utama suatu daerah. Bila ini bisa kami capai, Insya Allah dalam dua puluh lima tahun ke depan Sigi akan jauh lebih baik,” ujar Rizal.
Komitmen Pemkab Sigi dalam Pendidikan
Bupati Sigi menegaskan kembali komitmen Pemkab Sigi dalam memenuhi amanat undang-undang dengan mengalokasikan minimal 20 persen anggaran pembangunan dan belanja daerah untuk sektor pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi tiga pilar pendidikan, yakni pemerintah, pendidik, dan orang tua atau masyarakat.
“Tiga pilar ini harus berjalan beriringan agar mutu pendidikan kita meningkat dan anak-anak Sigi siap menghadapi masa depan,” katanya.
Meski mengalami peningkatan, mutu pendidikan di Kabupaten Sigi masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil Asesmen Nasional dua tahun terakhir, rata-rata ketuntasan belajar naik dari 59,3 pada 2023 menjadi 62,64 pada 2024. Bupati Rizal menargetkan capaian minimal ketuntasan pendidikan di tahun-tahun mendatang harus berada di atas nilai 70 atau kategori Tuntas Pratama.
“Ini tantangan bagi kita semua. Diperlukan kerja keras dan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen di satuan pendidikan,” tegasnya.
Apresiasi kepada Guru
Bupati Rizal turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang disebutnya sebagai “ujung tombak penempa generasi muda yang pandai dan berkarakter”. Saat ini, Kabupaten Sigi memiliki total 4.908 pendidik, terdiri dari 2.058 PNS dan 1.044 P3K.
“Jika kita bergerak bersama, tidak akan berat beban yang ada. Tidak ada saling mencurigai, semua akan merasakan hasil dengan hati yang damai,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menumbuhkan rasa saling mengayomi, toleransi, dan empati dalam menjalankan tugas.
Visi dan Misi Pemerintah Daerah
Rizal menjelaskan, pembangunan pendidikan menjadi bagian penting dari visi dan misi pemerintah daerah, yakni Sigi Maju, Berkelanjutan Berbasis Ekonomi dan Pertanian. Ia menuturkan, generasi emas yang diharapkan adalah generasi yang berilmu, mandiri, dan mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri.
Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian hingga tujuh sampai delapan ton per hektar. “Kami tidak ingin bergantung pada tambang atau mineral. Sigi punya potensi besar membangun ladang emas hijau yang menyegarkan, untuk kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tutup Rizal.