Bupati Sugiri Ditangkap KPK Usai Klaim Tidak Ada Penjualan Jabatan di Ponorogo

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Bupati Sugiri Ditangkap KPK Usai Klaim Tidak Ada Penjualan Jabatan di Ponorogo
Bupati Sugiri Ditangkap KPK Usai Klaim Tidak Ada Penjualan Jabatan di Ponorogo

Penangkapan Bupati Ponorogo dalam Operasi Tangkap Tangan KPK

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Jawa Timur. Penangkapan ini dilakukan karena dugaan keterlibatan Sugiri dalam tindak pidana korupsi terkait proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Operasi OTT yang Melibatkan 13 Orang

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa sebanyak 13 orang diamankan dalam operasi tersebut. Salah satu dari mereka adalah Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Operasi dilakukan pada Jumat (7/11/2025) malam di Ponorogo, Jawa Timur.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Budi menegaskan bahwa hingga Jumat malam, tim KPK berhasil mengamankan 13 orang terkait kegiatan tangkap tangan tersebut. Dari jumlah tersebut, tujuh orang akan dibawa ke Jakarta hari ini untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Konfirmasi dari Wakil Ketua KPK

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, telah mengonfirmasi adanya penangkapan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT KPK di Ponorogo. Ia menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan karena dugaan keterlibatan Sugiri dalam tindak pidana korupsi terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan pemerintahan setempat.

Proses Mutasi yang Dianggap Bersih

Sugiri Sancoko melakukan seremoni mutasi pejabat eselon II hingga IV di lingkungan Pemkab Ponorogo. Acara ini digelar di belakang Pringgitan, rumah dinas Bupati Ponorogo, Jalan Alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (7/11/2025) siang.

Dalam pidatonya, Sugiri mengklaim bahwa tidak ada transaksi uang atau suap dalam proses mutasi tersebut. Ia bertanya kepada para pejabat, “enek ora sing bayar nyogok mutasi?” (ada tidak yang membayar untuk mutasi?).

Namun, beberapa jam setelah acara mutasi berlangsung, Sugiri justru terjaring dalam OTT KPK terkait kasus mutasi dan promosi jabatan.

Respons dari Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, memberikan respons terkait OTT KPK terhadap Sugiri Sancoko. Ia menegaskan bahwa integritas adalah prinsip utama yang selalu ditekankan kepada seluruh kader partai.

Ganjar menyebut peringatan tersebut sudah disampaikan berkali-kali dalam berbagai forum internal PDIP. Ia juga menekankan bahwa jika ada kader yang menyimpang dari prinsip tersebut, maka konsekuensinya harus ditanggung secara pribadi.

“Namun jika yang bersangkutan tidak bisa menjaga maka risiko itu dia tanggung. Kami hormati proses penegakan hukum,” katanya.

Kesimpulan

Penangkapan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT KPK menunjukkan upaya pemerintah dalam memerangi korupsi. Meskipun Sugiri mengklaim tidak ada transaksi uang dalam proses mutasi, fakta menunjukkan bahwa ia terjaring dalam operasi tersebut. Hal ini menjadi peringatan bagi semua pejabat untuk menjaga integritas dan menjauhi tindakan korupsi.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan