
Jakarta – Bursa Asia menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan pagi hari ini. Pada pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 menguat sebesar 0,11% menjadi 49.437,78. Sementara itu, Indeks Hang Seng dibuka dengan kenaikan tipis sebesar 0,03% ke posisi 25.243,59.
Di sisi lain, indeks Taiex mengalami kenaikan sebesar 0,49% menjadi 27.672,44, sedangkan indeks Kospi naik 0,56% ke level 4.021,43. Sementara itu, indeks ASX 200 mengalami penurunan sebesar 0,34% menjadi 8.569,6.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pasar Asia-Pasifik terlihat bervariasi di awal perdagangan hari ini. Investor sedang menganalisis data perdagangan yang baru saja dirilis dari Jepang. Ekspor Jepang pada bulan November tumbuh sebesar 6,1% secara tahunan, menurut data dari Kementerian Keuangan Jepang yang dirilis hari ini. Pertumbuhan ini jauh melampaui ekspektasi kenaikan rata-rata 4,8% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters, dan lebih tinggi dari 3,6% yang tercatat pada bulan sebelumnya.
Indeks Nikkei 225 Jepang dibuka melemah 0,14%, sementara indeks Topix turun 0,37%. Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan berhasil rebound setelah naik 0,5%, dan indeks Kosdaq yang berisi saham berkapitalisasi kecil naik 0,66%.
Harga minyak juga mengalami kenaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan di platform media sosial Truth Social bahwa ia akan memerintahkan "BLOKADE TOTAL DAN LENGKAP TERHADAP SEMUA KAPAL TANKER MINYAK YANG DIKENAKAN SANKSI" yang masuk dan keluar Venezuela.
Harga minyak West Texas Intermediate naik lebih dari 1% menjadi US$ 55,96 per barel setelah turun hampir 3% pada hari Selasa (16/12/2025) dan ditutup pada level terendah sejak awal tahun 2021, karena surplus yang akan datang dan kemungkinan kesepakatan damai di Ukraina membebani pasar.
Semalam di AS, indeks S&P 500 turun untuk sesi ketiga berturut-turut karena para pedagang mencerna rilis laporan pekerjaan November yang tertunda. Indeks pasar secara luas itu turun 0,24% menjadi 6.800,26.
Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,23% menjadi 23.111,46. Dow Jones Industrial Average turun 302,30 poin, atau 0,62%, menjadi 48.114,26.
Perkembangan Pasar Regional
Berikut adalah perkembangan indeks utama di kawasan Asia:
- Nikkei 225
-
Menguat 0,11% menjadi 49.437,78
-
Hang Seng
-
Naik 0,03% ke 25.243,59
-
Taiex
-
Menguat 0,49% menjadi 27.672,44
-
Kospi
-
Naik 0,56% ke 4.021,43
-
ASX 200
-
Melemah 0,34% ke 8.569,6
-
FTSE Straits Times
-
Turun 0,58% ke 4.553,24
-
FTSE Malay KLCI
- Melemah 0,24% ke 1.644,29
Data Ekspor Jepang
Ekspor Jepang pada bulan November tumbuh 6,1% secara tahunan. Angka ini jauh melampaui ekspektasi kenaikan rata-rata 4,8% yang diperkirakan oleh para ekonom. Pertumbuhan ekspor ini lebih tinggi dari 3,6% pada bulan sebelumnya.
Pergerakan Indeks di Jepang
- Nikkei 225
-
Dibuka melemah 0,14%
-
Topix
- Turun 0,37%
Pergerakan Pasar Saat Ini
- Kospi Korea Selatan
-
Naik 0,5%
-
Kosdaq
- Naik 0,66%
Harga Minyak
Harga minyak West Texas Intermediate mengalami kenaikan sebesar 1% menjadi US$ 55,96 per barel.