Bursa Asia Naik Pagi Ini, Tunggu Keputusan Suku Bunga Tiongkok

admin.aiotrade 22 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Bursa Asia Naik Pagi Ini, Tunggu Keputusan Suku Bunga Tiongkok

Pergerakan Bursa Saham Asia-Pasifik Pada Awal Pekan

Pada perdagangan Senin (22/12/2025), bursa saham Asia-Pasifik dibuka dengan penguatan yang signifikan. Investor terus memantau keputusan suku bunga pinjaman utama di Tiongkok, yaitu Loan Prime Rate (LPR). Suku bunga acuan ini menjadi patokan bagi sebagian besar kredit baru dan kredit berjalan, sementara LPR tenor lima tahun memiliki dampak besar terhadap sektor properti karena menjadi acuan suku bunga hipotek.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 mengalami kenaikan sebesar 0,54% pada awal perdagangan. Sementara itu, pasar saham Jepang mencatatkan penguatan yang menonjol. Indeks Nikkei 225 melonjak 1,58%, sedangkan Topix menguat 0,86%. Penguatan ini terjadi setelah Bank of Japan (BOJ) pada Jumat lalu menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 0,75%, yang merupakan level tertinggi dalam tiga dekade terakhir.

Di Korea Selatan, indeks Kospi mengalami peningkatan tajam sebesar 1,83%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil, Kosdaq, naik 0,99%. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng Index berada di level 25.843, lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir indeks Hang Seng di posisi 25.690,53.

Pergerakan Pasar Wall Street

Dari Amerika Serikat (AS), pasar saham Wall Street ditutup menguat pada Jumat lalu, menandai dua hari kenaikan beruntun. Penguatan tersebut didorong oleh saham Oracle, yang mengalami lonjakan sebesar 6,6%. Hal ini terjadi di tengah kembalinya optimisme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) setelah sempat dilanda volatilitas.

Saham Oracle melonjak setelah TikTok sepakat menjual operasionalnya di Amerika Serikat kepada perusahaan patungan baru yang melibatkan Oracle dan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake. Indeks Nasdaq Composite naik 1,31% ke level 23.307,62. S&P 500 menguat 0,88% menjadi 6.834,50, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 183,04 poin atau 0,38% dan ditutup di posisi 48.134,89.

Dampak Positif dari Wall Street

Sentimen positif dari Wall Street turut menjadi katalis bagi penguatan pasar saham Asia di awal pekan ini. Para investor tetap memperhatikan arah kebijakan moneter China, terutama terkait keputusan LPR yang akan diumumkan hari ini. Kebijakan ini dinilai sangat penting karena dapat memengaruhi aliran modal dan sentimen pasar di kawasan Asia-Pasifik.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Pasar

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar saham di Asia-Pasifik antara lain:

  • Kebijakan moneter China: Keputusan LPR menjadi acuan bagi investor dalam menentukan strategi investasi.
  • Perubahan suku bunga di Jepang: Penyesuaian suku bunga oleh Bank of Japan memberikan dorongan positif bagi pasar saham Jepang.
  • Kinerja saham di AS: Kenaikan di Wall Street memberikan dampak positif terhadap pasar Asia, terutama dalam hal optimisme investor.
  • Perkembangan teknologi AI: Kembalinya minat investor terhadap sektor kecerdasan buatan mendorong kenaikan saham-saham teknologi.

Dengan situasi ini, investor di Asia-Pasifik terus memantau perkembangan kebijakan moneter dan dinamika pasar global untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan