
Rencana Akuisisi Saham oleh PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) memiliki rencana besar dalam mengembangkan bisnis propertinya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah rencana akuisisi saham dari anak usaha PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) di dalam PT Bukit Permai Properti (BPP). BPP merupakan perusahaan properti yang memiliki lahan seluas sekitar 19,3 hektar, yang terletak berdampingan dengan Alila Villas Uluwatu di Bali milik BUVA.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Direktur Utama PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), Satrio, menyampaikan bahwa Perseroan akan mengambil alih 55 persen saham PT Summarecon Bali Indah dan PT Bali Indah Development di dalam BPP. Dengan pengambilalihan mayoritas saham tersebut, maka BUVA akan menjadi Pengendali BPP.
Nilai Akuisisi Diperkirakan Rp 175 Miliar
Nilai pengambilalihan saham ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 175 miliar. Dana yang digunakan berasal dari sebagian dana hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau right issue yang akan dilakukan oleh BUVA. Saat ini, BUVA sedang dalam tahap melakukan korespondensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Pernyataan Pendaftaran PMHMETD I Perseroan kepada OJK tanggal 10 September 2025.
Terkait penentuan nilai akuisisi sebesar Rp 175 miliar, kepastiannya masih menunggu hasil proses penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Proses penilaian oleh penilai independen (KJPP) masih dalam proses penyelesaian. Metode valuasi, dasar penentuan harga pengambilalihan, dan opini kewajaran akan disampaikan sebelum transaksi dilakukan.
Proses Akuisisi Ditargetkan Tuntas Akhir 2025
BUVA menargetkan proses akuisisi saham dua anak usaha SMRA di BPP bisa selesai paling lambat akhir tahun 2025. Realisasi pengambilalihan BPP berdasarkan kesepakatan para penjual dan para pembeli akan terlaksana selambat-lambatnya tanggal 31 Desember 2025.
Setelah proses akuisisi selesai, BUVA akan menyusun rencana kontribusi keuangan BPP kepada Perseroan. Hal ini akan memperkuat posisi BUVA dalam pasar properti Bali, terutama dengan lokasi yang strategis dan potensi pengembangan yang besar.
Strategi Bisnis yang Konsisten
Langkah akuisisi ini menunjukkan komitmen BUVA untuk terus berkembang dan memperluas cakupan bisnisnya. Dengan memiliki kontrol lebih besar atas BPP, BUVA dapat memanfaatkan aset yang dimiliki dan meningkatkan efisiensi operasional serta kontribusi keuangan ke perseroan induk.
Selain itu, kolaborasi dengan SMRA juga memberikan peluang untuk menjalin hubungan kerja sama yang lebih erat dalam bidang properti. Dengan pengalaman dan jaringan SMRA, BUVA dapat mempercepat proses pengembangan proyek-proyek baru di Bali dan wilayah lainnya.
Potensi Pertumbuhan yang Menjanjikan
Lokasi BPP yang berdampingan dengan Alila Villas Uluwatu, yang sudah dikenal sebagai destinasi wisata premium, memberikan potensi besar bagi pengembangan properti. Dengan akses yang mudah dan lingkungan yang indah, BPP dapat menjadi salah satu aset utama BUVA dalam jangka panjang.
Pengambilalihan saham ini juga akan membantu BUVA dalam menghadapi persaingan di pasar properti yang semakin ketat. Dengan sumber daya dan kapasitas yang lebih besar, BUVA siap menghadapi tantangan dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri properti Indonesia.
Kesimpulan
Rencana akuisisi saham oleh BUVA terhadap BPP menandai langkah strategis dalam ekspansi bisnis. Dengan nilai akuisisi sebesar Rp 175 miliar dan target penyelesaian akhir 2025, BUVA menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan memperkuat pangsa pasarnya. Proses penilaian oleh KJPP dan persiapan kontribusi keuangan akan menjadi langkah penting dalam memastikan kesuksesan transaksi ini.