BYD Atto 1 Dominasi Pasar Mobil Listrik Indonesia 2025

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 16x dilihat
BYD Atto 1 Dominasi Pasar Mobil Listrik Indonesia 2025


Mobil listrik kembali menjadi perhatian utama di pasar otomotif Indonesia. Pada November 2025, berbagai model dari produsen lokal dan internasional menunjukkan performa yang beragam. Salah satu yang mencuri perhatian adalah BYD Atto 1, yang masih mendominasi dengan penjualan wholesales sebanyak 8.333 unit. Ini menunjukkan bahwa mobil listrik dari produsen Tiongkok ini terus diminati oleh konsumen.

Diikuti oleh SUV viral Jaecoo J5 EV yang berada di posisi kedua dengan total 653 unit terjual. Model ini berhasil menarik minat pasar karena harganya yang relatif terjangkau, mulai dari Rp 249 jutaan untuk sebuah compact SUV yang dilengkapi banyak fitur. Sementara itu, BYD M6, mobil listrik MPV 7-seater pertama di Indonesia, tetap stabil dengan penjualan sebanyak 567 unit pada bulan ke-11 tahun 2025. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap model ini sudah mulai stabil setelah mengalami lonjakan pesanan pada awal kemunculannya di tahun 2024 lalu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan


Wuling juga turut serta dalam persaingan ini dengan meluncurkan Darion EV, sebuah MPV pintu geser yang mampu menampung 7 penumpang. Meskipun tidak mengguncang pasar secara signifikan, penjualannya tetap positif dengan mencatatkan 396 unit terjual. Di kelas premium, Denza D9 menjadi pemimpin dengan total penjualan sebesar 209 unit, diikuti oleh Xpeng X9 dengan 121 unit.

Ada dua hal yang menarik dari data penjualan mobil listrik di Indonesia pada periode November 2025. Pertama, Polytron berhasil mencatatkan 81 unit terjual, melebihi beberapa model ternama seperti Wuling Cloud EV maupun Hyundai Ioniq 5. Kedua, Hyundai Ioniq 9 telah terdaftar secara wholesales sebanyak satu unit, yang menunjukkan bahwa model ini semakin dekat dengan pasar Indonesia.


Secara keseluruhan, penjualan mobil listrik di Indonesia pada November 2025 mencapai 13.381 unit. Angka ini mengalami penurunan sebesar 3,98 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 13.935 unit. Namun, penjualan mobil listrik meningkat drastis sebesar 141,9 persen dibandingkan November tahun lalu yang hanya mencapai 5.532 unit.

Pasar mobil nasional pada November 2025 mengalami sedikit penguatan. Hal ini ditandai dengan kenaikan penjualan wholesales sebesar 0,32 persen dari 74.014 unit pada Oktober 2025 menjadi 74.252 unit. Penjualan ritel juga mengalami peningkatan sebesar 6,1 persen dari 74.720 unit pada September menjadi 79.310 unit bulan lalu. Hasil ini membuat November menjadi bulan dengan penjualan tertinggi sepanjang tahun 2025.


Meski demikian, secara akumulasi, total penjualan keduanya masih belum menggeliat dibandingkan tahun 2024. Rentang Januari hingga November tahun ini, jumlah penyaluran wholesales mencapai 710.084 unit, yang lebih rendah 9,6 persen dibandingkan periode serupa 2024 yang mencapai 785.917 unit. Penjualan ritel selama 11 bulan tahun ini mencapai 739.977 unit, turun 8,3 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 807.586 unit. Catatan ini masih mengindikasikan bahwa pasar otomotif nasional masih lemah.

Daftar Mobil Listrik Terlaris November 2025:

  • BYD Atto 1: 8.333 unit
  • Jaecoo J5: 653 unit
  • BYD M6: 567 unit
  • Wuling Darion EV: 396 unit
  • Wuling BinguoEV: 366 unit
  • Geely EX5: 321 unit
  • BYD Sealion 7: 275 unit
  • Hyundai Kona EV: 269 unit
  • Aion V: 268 unit
  • BYD Atto 3: 256 unit
  • Chery J6 (termasuk J6T): 256 unit
  • Wuling Air EV: 211 unit
  • Denza D9: 209 unit
  • Xpeng X9: 121 unit
  • Chery Omoda E5: 104 unit
  • Polytron G3: 81 unit
  • Hyptec HT: 75 unit
  • Wuling Cloud EV: 70 unit
  • BMW iX1: 67 unit
  • Neta V-II: 60 unit
  • Hyundai Ioniq 5: 58 unit
  • VinFast VF3: 47 unit
  • BMW i5: 43 unit
  • Citroen E-C3: 31 unit
  • BYD Seal: 29 unit
  • GWM Ora 03: 21 unit
  • Wuling Mitra EV: 21 unit
  • DFSK Gelora E: 18 unit
  • MG 4 EV: 14 unit
  • BYD Dolphin: 13 unit
  • Maxus Mifa 9: 13 unit
  • VinFast VF e34: 13 unit
  • Volvo EX30: 13 unit
  • Xpeng G6: 12 unit
  • BMW i4: 10 unit
  • BMW iX: 8 unit
  • BYD E6: 8 unit
  • VinFast VF5: 6 unit
  • VW ID.Buzz: 6 unit
  • Seres E1: 5 unit
  • Toyota bZ4X: 5 unit
  • Mini Cooper SE: 4 unit
  • Mini Countryman SE: 3 unit
  • Maxus Mifa 7: 2 unit
  • Mercedes-Benz EQB: 2 unit
  • Mercedes-Benz EQE: 2 unit
  • MG Cyberster: 2 unit
  • MG ZS EV: 2 unit
  • VinFast VF6: 2 unit
  • Volvo EX40 EV: 2 unit
  • BMW i7: 1 unit
  • Genesis G80 EV: 1 unit
  • Hyundai Ioniq 9: 1 unit
  • Mini Cooper Aceman SE: 1 unit
  • Mini JCW Aceman: 1 unit
  • Mitsubishi L100EV: 1 unit
  • Neta X: 1 unit
  • Volvo ES90 EV: 1 unit

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan