Cairan sabu dalam cartridge vape, dijual Rp5 juta

Cairan sabu dalam cartridge vape, dijual Rp5 juta

Modus Baru Peredaran Narkoba dengan Cairan Vape

Satuan Reserse Narkoba Polres Lamandau berhasil mengungkap modus operandi baru dalam peredaran narkotika. Kali ini, barang haram tersebut tidak lagi berbentuk kristal bening atau pil, melainkan menyamar dalam bentuk cairan rokok elektrik (liquid vape) yang sangat berbahaya.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, membenarkan bahwa cairan tersebut mengandung Etomidate, sebuah zat kimia keras yang seharusnya hanya digunakan sebagai agen anestesi atau obat bius dalam tindakan medis berat. Penemuan ini dilakukan setelah petugas menemukan zat berbahaya tersebut dikemas rapi di dalam cartridge rokok elektrik sehingga terlihat tidak mencurigakan.

Cairan berisi narkoba tersebut sudah dikemas di dalam cartridge rokok elektrik dan siap digunakan, ujar AKBP Joko Handono dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026). Meskipun pelaku mengaku baru pertama kali mencoba memasarkan barang ini di Kalimantan Tengah, harga yang dipatok sangatlah fantastis. Satu buah cartridge liquid maut ini dijual dengan harga Rp3 juta hingga Rp5 juta.

Penyalahgunaan Etomidate melalui media vape sangat diwaspadai karena efeknya yang instan dan mengerikan. Di berbagai wilayah, zat ini dikenal memicu Fenomena Vape Zombie. Secara medis, Etomidate adalah anestesi intravena yang hanya boleh disuntikkan oleh dokter spesialis di rumah sakit. Jika disalahgunakan dengan cara diisap, dampaknya bisa sangat berbahaya.

Dampak yang ditimbulkan dari bahan yang diamankan meliputi penurunan kesadaran dramatis. Pengguna bisa langsung tumbang atau pingsan, kehilangan kendali atas tubuh hingga berperilaku menyerupai mayat hidup (zombie) dan kerusakan sistem saraf pusat serta risiko gagal napas yang berujung pada kematian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari jaringan pengedar di Pontianak, Kalimantan Barat. Saat ini, Polres Lamandau tengah melakukan pengembangan intensif untuk memutus rantai distribusi ini.

Polisi mengimbau masyarakat, terutama pengguna rokok elektrik, untuk waspada terhadap tawaran liquid dengan harga tidak wajar atau yang menjanjikan efek memabukkan. Mereka juga memperingatkan bahwa penggunaan cairan yang tidak jelas asalnya dapat membahayakan kesehatan secara serius.

Kami tidak akan membiarkan racun jenis baru ini merusak generasi kita. Pengembangan terus dilakukan untuk mengejar bandar besarnya, tegas AKBP Joko Handono.