
Peran Pesantren dalam Transformasi Masa Depan
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, hadir dalam Forum Multaqo Santri Nasional yang bertujuan untuk memperingati 200 tahun Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Acara ini menjadi momen penting dalam mengevaluasi peran pesantren dalam konteks kehidupan masyarakat saat ini.
Cak Imin menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan dalam peringatan dua abad Bahrul Ulum telah menunjukkan arah baru bagi dunia pesantren. Menurutnya, berbagai tema yang dibahas, mulai dari teknologi, psikologi hingga pendekatan komprehensif dalam pendidikan pesantren, merupakan bagian dari proses transformasi besar yang harus terus dikembangkan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Semua isu dan tema yang diangkat dalam Multaqo Santri harus kita lanjutkan, kita matangkan secara konseptual, diuji secara ilmiah, lalu kita praktikkan. Itu sudah pasti benar. Inilah yang disebut transformasi pesantren,” ujar Cak Imin dalam keterangan resminya, Minggu (26/10/2025).
Menurut Cak Imin, Bahrul Ulum Tambakberas mampu bertahan dan berkembang selama dua abad karena konsistensi dan istikamah terhadap ilmu pengetahuan. Dia menekankan pentingnya pesantren terus beradaptasi dengan kemajuan zaman tanpa kehilangan jati diri keilmuan dan spiritualitasnya.
“Pesantren bisa tetap ada dan konsisten hingga hari ini karena terus istikamah terhadap ilmu. Apalagi kalau pesantren mampu tumbuh dengan sains dan teknologi, digabung ilmu dunia dan akhirat, insyaallah keunggulannya tidak akan tertandingi kapan pun dan di zaman apa pun,” tambahnya.
Transformasi Pesantren di Tengah Perubahan Besar
Menko Pemberdayaan Masyarakat itu menilai, transformasi pesantren menjadi semakin relevan di tengah perubahan besar yang tengah melanda hampir seluruh aspek kehidupan bangsa, baik sosial, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan.
“Kebetulan beruntun, semua aspek kehidupan kita sedang menghadapi masalah krusial dan melakukan pembenahan menyeluruh. Ada disrupsi, dan itu butuh tata kelola baru. Karena itu, sangat tepat jika kaum santri ikut hadir dan menjadi bagian dari gelombang perubahan yang tidak bisa dielakkan,” jelasnya.
Cak Imin menegaskan bahwa pesantren harus melakukan transformasi total dalam seluruh aspeknya agar bisa mengendalikan keadaan, memimpin keadaan, mengubah keadaan, dan menyiapkan generasi unggul menghadapi tantangan yang ada.
Harapan untuk Masa Depan Pesantren
Cak Imin menutup dengan optimisme bahwa Pesantren Bahrul Ulum akan terus menjadi pelopor perubahan dan pusat pengembangan ilmu bagi generasi mendatang. Ia yakin bahwa ulang tahun ke-200 Bahrul Ulum Tambakberas menjadi tonggak penting dalam sejarah pesantren.
“Insyaallah, memasuki tahun ke-300, Bahrul Ulum akan semakin maju dan relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.