Calista Amore Menangis Minta Maaf Usai Chat Viral tentang Timothy

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Calista Amore Menangis Minta Maaf Usai Chat Viral tentang Timothy

Calista Amore Mengakui Kesalahan dan Meminta Maaf Atas Chat yang Tidak Empati

Dengan suara bergetar, Calista Amore Manurung akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf terkait chat yang viral dan dinilai tidak empati terhadap kematian rekan sejawatnya, Timothy Anugerah Saputra. Sebagai calon dokter dari Universitas Udayana, ia mengakui kesalahan yang telah dilakukannya dan berjanji akan belajar lebih bijak di masa depan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Calista, yang berasal dari Jakarta Barat, mengunggah video singkat melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia tampil dengan wajah sedih dan suara yang terdengar gemetar, sambil mencoba menahan air mata saat menyampaikan klarifikasi. Ia memperkenalkan diri sebagai mahasiswa kedokteran yang terlibat dalam percakapan yang sempat menjadi perbincangan hangat beberapa waktu lalu.

“Saya Calista Amore Manurung, mahasiswa kedokteran Universitas Udayana, yang ada dalam screenshot chat yang sempat jadi perbincangan beberapa waktu terakhir ini,” ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa tidak nyaman dengan isi chat tersebut. “Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang tidak berkenan atas chat saya. Saya menyadari bahwa tindakan nir empati yang saya lakukan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun,” lanjutnya.

Calista mengaku menyesali perkataannya yang dianggap meledek kematian rekannya, Timothy. Ia menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran besar baginya untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan lebih peka terhadap perasaan orang lain.

“Saya sungguh menyesal dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran besar dalam kehidupan saya untuk lebih berhati-hati dalam bersikap, lebih peka terhadap perasaan orang lain dan lebih bertanggung jawab atas setiap kata yang diucapkan,” tuturnya.

Dalam caption unggahannya, Calista juga mengakui bahwa dirinya tidak peka terhadap kemalangan orang lain. Ia berkomitmen untuk memperbaiki diri agar lebih bijak dan empatik ke depannya.

“Saya menyadari bahwa tindakan dan perkataan saya beberapa waktu lalu mencerminkan ketidakpekaan yang tidak seharusnya terjadi. Dari kejadian ini, saya banyak belajar tentang empati, tanggung jawab, dan bagaimana setiap kata bisa berdampak besar bagi orang lain,” tulisnya.

Selain itu, Calista juga menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada keluarga mendiang Timothy Anugerah. “Saya meminta maaf dengan tulus kepada keluarga Almarhum Timothy, juga kepada semua pihak yang merasa tersakiti. Semoga dari kesalahan ini saya bisa menjadi pribadi yang lebih peka dan bijak ke depannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, percakapan grup yang berisi komentar tidak pantas soal kematian Timothy sempat viral di media sosial. Dalam chat itu, Calista dan dua calon dokter lain disebut menulis kalimat yang dianggap melecehkan korban. Beberapa contoh ucapan yang membuat publik geram antara lain:

  • “Ga berasa lt 2 mah,” tulis Calista dalam percakapan.
  • “Mati ga,” tanya Erick.
  • “Masih di UGD mayatnya,” balas Adi.
  • “Oh mati?” tanya balik Erick.
  • “Mayat?” tanya balik Calista.
  • “Oalah mati ya,” jawab James Halim.
  • “Anj**,” balas Calista.
  • “Baguslah,” tutup James.

Isi percakapan tersebut membuat publik tersentak. Ketiganya langsung menjadi sorotan nasional, bahkan sempat diisukan kabur dari Bali setelah kasus ini mencuat.

Kini, video permintaan maaf Calista Amore menjadi perhatian warganet. Banyak yang menilai permintaan maaf itu datang terlambat, sementara sebagian lainnya berharap ia benar-benar belajar dari kejadian tragis yang menyeret nama baik kampusnya tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan