Calista Amore Minta Maaf Usai Komentar Menyentuh Kematian Timothy

admin.aiotrade 20 Okt 2025 2 menit 29x dilihat
Calista Amore Minta Maaf Usai Komentar Menyentuh Kematian Timothy
Calista Amore Minta Maaf Usai Komentar Menyentuh Kematian Timothy

Klarifikasi Calista Amore atas Perilaku yang Viral

Calista Amore Manurung, seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Bali, akhirnya memberikan pernyataan resmi setelah video klarifikasinya viral di media sosial. Ia mengakui bahwa perkataannya dalam chat grup WhatsApp (WA) yang meledek kematian Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Fisip Unud, sangat tidak pantas dan tidak memiliki empati.

Chat yang Memicu Kontroversi

Beberapa hari lalu, percakapan dalam grup WA milik Calista beredar di media sosial. Dalam chat tersebut, ia menuliskan kata-kata yang menyindir kematian Timothy. Hal ini memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama karena kasus kematian Timothy menjadi isu perundungan yang semakin ramai dibicarakan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam pesan singkatnya, Calista mengungkapkan rasa penyesalannya atas tindakannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa tidak nyaman dengan isi chat tersebut. "Saya menyadari bahwa tindakan tanpa empati yang saya lakukan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun," ujarnya.

Tanggung Jawab dan Pembelajaran

Calista juga menyatakan bahwa ia akan menjadikan cemoohan dari publik sebagai bahan pembelajaran untuk dirinya sendiri. Sebagai seorang dokter koas, ia merasa bahwa tindakannya tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya diterapkan.

Ia mengakui bahwa dirinya tidak peka terhadap kemalangan seseorang. Dari kejadian ini, Calista ingin belajar lebih banyak tentang empati dan tanggung jawab. "Dari kejadian ini, saya banyak belajar tentang empati, tanggung jawab, dan bagaimana setiap kata bisa berdampak besar bagi orang lain," tambahnya.

Permintaan Maaf Kepada Keluarga Timothy

Selain itu, Calista juga meminta maaf secara tulus kepada keluarga mendiang Timothy. Ia berharap dari kesalahan ini, ia bisa menjadi pribadi yang lebih peka dan bijak ke depannya. "Semoga dari kesalahan ini saya bisa menjadi pribadi yang lebih peka dan bijak ke depannya," ucapnya.

Pernyataan Lengkap dalam Chat Grup

Sebelumnya, dalam percakapan lengkap grup yang membahas soal kematian Timothy, Calista dan dua calon dokter lainnya, yaitu James Halim dan Erick Gonata, terlihat tidak menunjukkan sikap yang sesuai dengan kondisi yang sedang dialami oleh korban. Berikut adalah cuplikan percakapan mereka:

  • Erick: "Mati ga?"
  • Adi: "Masih di UGD mayatnya."
  • Erick: "Oh mati?"
  • Calista: "Mayat?"
  • James Halim: "Oalah mati ya."
  • Calista: "Anj**."
  • James Halim: "Baguslah."

Percakapan ini menunjukkan ketidakpekaan dan kurangnya empati terhadap kematian seseorang. Hal ini memicu reaksi dari masyarakat dan membuat kasus ini semakin viral.

Kesimpulan

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, terutama para mahasiswa dan profesional kesehatan, untuk lebih waspada dan bersikap empatik terhadap orang lain. Calista telah mengakui kesalahan dan berkomitmen untuk memperbaiki diri. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan