
aiotrade.CO.ID - JAKARTA.
PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) memiliki target yang cukup ambisius untuk tahun 2026. Perusahaan ini berharap bisa meraup pendapatan sebesar US$ 3,67 juta. Selain itu, CANI juga menargetkan perbaikan pada bagian bottom line atau laba bersih.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam laporan keuangan yang dirilis hingga September 2025, CANI mencatat pendapatan sebesar US$ 658.149. Angka ini mengalami penurunan sebesar 42,64% dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu US$ 1,41 juta.
Sekretaris Perusahaan Capitol Nusantara Indonesia, Riduwan Kosasih, menjelaskan bahwa untuk mencapai target pendapatan tersebut, perusahaan akan tetap fokus pada beberapa proyek yang sedang berjalan.
“Kami akan terus memperhatikan proyek-proyek yang ada di laut dalam dan juga proyek di sektor minyak dan gas (migas),” ujar Riduwan dalam paparan publik secara virtual, Kamis (11/12/2025).
Selain fokus pada proyek, manajemen CANI juga akan melakukan upaya untuk meningkatkan efisiensi biaya. Hal ini termasuk pengurangan beban depresiasi, beban tetap, serta biaya-biaya yang tidak diperlukan.
“Efisiensi biaya akan terus kami lakukan, terutama untuk biaya-biaya yang tidak diperlukan. Kami akan mencoba memangkasnya untuk tahun depan,” tambah Riduwan.
Riduwan menyampaikan bahwa manajemen perusahaan tidak ingin terus-menerus mengalami kerugian. Ia menjelaskan bahwa penyebab kerugian terjadi karena adanya pos-pos yang tidak melibatkan arus kas.
Pada September 2025, rugi usaha CANI mencapai US$ 328.063. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 46,65% dibandingkan dengan posisi pada 30 September 2024, yang mencapai US$ 614.928.
CANI Chart
by TradingView
Menurut Riduwan, strategi yang akan dilakukan untuk menekan kerugian adalah dengan mengurangi kontribusi dari item-item non-cash. Beberapa di antaranya adalah beban depresiasi dan beban tetap.
Beberapa langkah strategis yang akan diambil oleh CANI antara lain:
Fokus pada proyek-proyek di laut dalam dan migas
Meningkatkan efisiensi biaya dengan mengurangi beban yang tidak diperlukan
Mengurangi dampak dari beban non-cash seperti depresiasi dan beban tetap
Memastikan tidak terus-menerus mengalami kerugian
Dengan strategi-strategi tersebut, CANI berharap dapat mencapai target pendapatan sebesar US$ 3,67 juta pada 2026. Namun, prosesnya akan membutuhkan konsistensi dan adaptasi terhadap dinamika pasar yang terus berubah.