
KEPALA Bagian Perencanaan dan Pelaksanaan Reforma Agraria Badan Bank Tanah, Nova Suryandaru menyatakan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya adalah pendampingan dalam mengelola lahan Program Reforma Agraria dengan mengembangkan tanaman buah.
"Pendampingan dan bantuan 200 bibit pohon buah diberikan kepada warga penerima lahan Reforma Agraria," kata Nova di Penajam pada Sabtu, 10 Januari 2026, seperti dikutip dari Antara.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ia menjelaskan penyuluh pertanian secara rutin datang memberikan cara menanam dan merawat tanaman buah-buahan itu.Badan Bank Tanah juga menyiapkan pupuk mendukung keberhasilan penanaman, dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terkait pengawasan dan pendampingan melalui penyuluh pertanian agar tanaman dapat tumbuh optimal agar meraih hasil yang lebih efektif.
Bantuan bibit pohon buah-buahan, kata Nova, disesuaikan dengan rekomendasi Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, pohon yang sesuai karakter wilayah tropis, seperti durian, mangga, rambutan, dan kelengkeng. "Badan Bank Tanah ingin berdayakan warga agar lebih produktif manfaatkan lahan reforma agraria," ujarnya.
Program tersebut merupakan tindak lanjut setelah penyerahan sertifikat hak pakai kepada sekitar 40 warga terdampak PSN penerima manfaat berupa lahan reforma agraria agar dimanfaatkan secara optimal melalui penanaman tanaman keras."Ke depan juga ada program lanjutan sebagian upaya mendorong pemanfaatan lahan yang lebih produktif dan berkelanjutan."
Warga mengapresiasi terhadap program lanjutan Badan Bank Tanah setelah penyerahan sertifikat hak pakai lahan reforma agraria tersebut. Sebab, hal itu dinilai menjanjikan secara ekonomi dan ramah terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) Basuki Hadimuljono menyatakan saat ini investor di IKN telah bertambah lima dari berbagai bidang usaha mulai kuliner, sarana dan prasarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta. Kelima investor tersebut adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya.
"Hadirnya tambahan proyek ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Nusantara," ujar Basuki di Nusantara pada Sabtu, 10 Januari 2026, seperti dikutip dari Antara.
Kelima investor itu telah menandatangani tujuh perjanjian pemanfaatan tanah dan pengalokasian lahan aset dalam penguasaan (ADP) OIKN serta akta notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN pada Jumat lalu. Dengan begitu, kehadiran lima investor ini menambah daftar 50 investor yang sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan di IKN dari sektor swasta dengan total nilai investasi mencapai Rp 66 triliun.
Adapun investasi dari 50 investor tersebut terbagi dalam lima klaster, yakni komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta hunian dan residensial. Khususnya pada klaster hunian dan residensial, proyek dengan investasi PT Pakubuwono Mandiri Investama, yakni rancangan pembangunan apartemen hunian bagi staf kedutaan yang akan dimulai Juli 2026 dengan target penyelesaian Juli 2028.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi Santoso mengungkapkan sejumlah proyek investasi dari lima investor ini direncanakan mulai berjalan pada pertengahan 2026. "Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Sedangkan, saat ini, para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan," ucapnya.
Sementara, perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa Bob Yanuar menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan Otorita IKN untuk berpartisipasi dalam pembangunan Nusantara.