Cara Hemat Listrik Saat Pakai AC di Rumah

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Cara Hemat Listrik Saat Pakai AC di Rumah

Tips Menghemat Tagihan Listrik Saat Menggunakan AC

AC atau pendingin ruangan menjadi salah satu peralatan yang paling banyak digunakan untuk mendinginkan ruangan, terutama saat cuaca ekstrem. Meskipun AC dapat mendinginkan ruangan lebih cepat dan efektif dibanding kipas angin, penggunaannya sering kali berdampak pada tagihan listrik yang tinggi. Namun, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi biaya tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pilih AC Inverter

Salah satu langkah penting dalam menghemat pengeluaran listrik adalah memilih AC dengan model inverter. Menurut Abhinyano, Head of ES PM and Channel Sales at LG Electronics Indonesia, AC inverter memiliki fitur watt control yang mampu mengatur daya listrik secara efisien.

"Daya listriknya tadi yang 100 persen bisa ditekan hingga sampai 40 persen saja," ujarnya. Dengan demikian, penggunaan AC akan lebih hemat dan tidak memberatkan tagihan listrik bulanan.

Bersihkan AC Secara Berkala

Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga performa AC. Abhinyano menekankan pentingnya mencuci AC secara berkala. Jika tidak dilakukan, kotoran bisa menumpuk di bagian evaporator dan menyebabkan gangguan dalam proses pendinginan.

"Kalau AC enggak dicuci dalam tiga bulan, ini banyak kotoran. Jadi, enggak ada filter," katanya. Kotoran yang menempel pada bagian evaporator dapat menghambat perpindahan kalor, sehingga AC bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan. Hal ini tentu berdampak pada konsumsi listrik yang meningkat.

Hindari Meletakkan AC di Sumber Panas

Lokasi pemasangan AC juga memengaruhi kinerja dan konsumsi energi. Abhinyano menyarankan agar tidak meletakkan AC di dekat sumber panas seperti jendela atau dinding yang terkena sinar matahari langsung.

"AC ini jadi bekerja keras. Karena apa? Ada pamparan suhu panas dari lingkungan," ujarnya. Ketika AC terpapar suhu panas, unit akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan, sehingga konsumsi listrik meningkat.

Sesuaikan PK AC dengan Luas Ruang

Pemilihan PK (Power) AC juga harus disesuaikan dengan luas ruangan. Menurut Abhinyano, setengah PK AC idealnya digunakan untuk ruangan dengan luas sekitar 10 hingga 15 meter persegi.

"Jangan kita beli AC setengah PK, pakainya di ruangan yang 50 meter persegi, jadi boros listrik juga. Jadi, pemilihan PK itu harus sesuai dengan luas ruangan," ujarnya. Penggunaan AC dengan kapasitas yang tidak sesuai akan membuat unit bekerja lebih keras dan menghabiskan lebih banyak energi.

Lakukan Riset dan Konsultasi

Sebelum membeli AC, penting untuk melakukan riset dan konsultasi dengan ahli. Abhinyano menyarankan konsumen untuk mencari informasi lengkap tentang jenis AC yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ruangan.

"Jadi, sebelum membeli AC, harus banyak konsultasi ya juga riset," tuturnya. Dengan memperbanyak pengetahuan, konsumen dapat memilih AC yang tepat dan hemat energi.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, pengguna AC dapat menghemat tagihan listrik tanpa mengorbankan kenyamanan. Selain itu, perawatan rutin dan pemilihan AC yang sesuai akan membantu menjaga kinerja dan daya tahan alat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan