Cara Penyelundupan Sopi Kiser ke Alor, Kapolres Ingatkan Jangan 'Bermain Api'

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 25x dilihat
Cara Penyelundupan Sopi Kiser ke Alor, Kapolres Ingatkan Jangan 'Bermain Api'
Cara Penyelundupan Sopi Kiser ke Alor, Kapolres Ingatkan Jangan 'Bermain Api'

Penyelundupan Miras di Kabupaten Alor Menggunakan Modus Ekstrem

Di Kabupaten Alor, masalah tawuran dan ketidak kondusifan kamtibmas serta peredaran minuman keras (miras) menjadi perhatian serius dari pemerintah, polisi, dan masyarakat. Tantangan ini semakin kompleks dengan adanya penyelundupan miras yang dilakukan melalui berbagai modus yang cukup ekstrem.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, setiap kali kapal yang membawa sopi kiser masuk ke wilayah Kabupaten Alor, jumlahnya bisa mencapai ratusan bahkan ton liter. Selain itu, ada juga jenis minuman moke yang dibawa dari arah Flores dan Kupang. Dalam kondisi biasa, jika tidak ada operasi penertiban, barang tersebut mudah masuk melalui pelabuhan. Namun, saat ada operasi, para pelaku menggunakan cara-cara yang lebih canggih untuk menghindari pengawasan aparat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Modus Penyelundupan yang Canggih

Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari, SH, bersama anggotanya melakukan pemetaan wilayah dan modus penyelundupan sopi kiser ke Kabupaten Alor sebagai bagian dari upaya penertiban. Menurutnya, modus yang digunakan cukup ekstrem. Sopi dalam jumlah ratusan liter yang telah diisi dalam jerigen-jerigen tidak dibawa hingga pelabuhan. Sebaliknya, jerigen-jerigen tersebut diikat dengan tali lalu dibuang ke laut. Di laut sudah ada penunggu dengan perahu. Mereka menarik jerigen-jerigen tersebut dan membawanya ke darat.

Jika situasi aman, mereka mengangkut sopi-sopi tersebut dengan perahu atau mobil ke kota Kalabahi dan wilayah sekitarnya. Selain itu, para pelaku juga sering menurunkan sopi kiser di pelabuhan yang jauh dari Kota Kalabahi. Sedangkan untuk minuman jenis moke, biasanya langsung diangkut kapal hingga pelabuhan karena jumlahnya terbatas.

Komitmen Pemberantasan Miras

Dalam hal ini, Kapolres Azhari menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan peredaran miras. Dalam apel pagi, ia memberikan peringatan kepada anggota jangan "bermain api" atau menjadi pendukung dalam peredaran miras di Kabupaten Alor. Jika kedapatan, maka akan diberikan sanksi berat hingga pemecatan. Hal ini juga menjadi penekanan dari Kapolda NTT.

Azhari menyatakan bahwa semua pihak di Alor telah merasakan bagaimana suasana kamtibmas yang tidak kondusif atau tawuran yang berkepanjangan. Salah satu pemicu utamanya adalah miras. Untuk itu, masalah miras tidak ditoleransi sama sekali.

Upaya Penertiban dan Kolaborasi

Selain itu, pihak kepolisian juga aktif melakukan operasi penertiban di pelabuhan. Beberapa kali kegiatan penertiban berhasil mengamankan barang-barang miras yang masuk ke wilayah Alor. Ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan miras terus dilakukan dengan kolaborasi antara aparat dan masyarakat.

Dengan modus-modus yang semakin canggih, perlu adanya kesadaran kolektif dari masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Alor. Hanya dengan kerja sama yang baik, peredaran miras dapat diminimalisir dan situasi kamtibmas dapat ditenangkan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan