Cari Hotel Jogja? Kamar Mulai Penuh!

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Cari Hotel Jogja? Kamar Mulai Penuh!

Peningkatan Okupansi Hotel di Yogyakarta Menjelang Libur Akhir Tahun

Pada libur akhir tahun, tingkat keterisian kamar hotel di Yogyakarta mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini didasarkan pada data yang dirilis oleh Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono, peningkatan reservasi kamar hotel menjadi kebiasaan rutin setiap menjelang momen Natal dan Tahun Baru. Meski pada November 2025 belum terlihat adanya peningkatan signifikan, rata-rata reservasi pada Desember mencapai sekitar 60 persen.

Selain itu, para pelaku usaha perhotelan di DIY telah menyiapkan berbagai paket akhir tahun, termasuk paket menginap yang dilengkapi dengan makan malam, sarapan, hingga hiburan. Khususnya di kawasan Kota Yogyakarta, terutama Malioboro, tingkat okupansi kamar hotel sudah mencapai sekitar 75 persen pada Desember 2025.

Deddy memperkirakan bahwa tren reservasi tersebut akan terus meningkat menjelang periode libur panjang. Dari capaian okupansi libur akhir tahun antara 2022 hingga 2024, wilayah tengah Yogyakarta bisa mencapai 95 hingga hampir 100 persen. Namun, untuk tahun ini, target yang ditetapkan hanya sebesar 85 persen.

Beberapa faktor seperti cuaca, politik, dan ekonomi dapat memengaruhi keputusan wisatawan dalam mempertahankan atau membatalkan reservasi. Oleh karena itu, pihak PHRI DIY juga memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.

Strategi Pemerataan Kunjungan Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata DIY Imam Pratanadi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi pemerataan kunjungan wisatawan menjelang Nataru agar tidak terpusat di kawasan kota. Promosi destinasi alternatif sedang ditingkatkan, termasuk wilayah Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.

Tujuan dari strategi ini adalah memberikan alternatif bagi wisatawan, sehingga mereka tidak hanya berkunjung ke kota saja, tetapi juga ke wilayah lain seperti Kulon Progo, Gunungkidul, dan Bantul. Selain itu, pengelola destinasi wisata juga diminta untuk meninjau kembali prosedur operasional standar (SOP) penanganan keadaan darurat, terutama menjelang musim hujan.

Imam menegaskan bahwa SOP tersebut harus dijalankan dengan baik, karena bencana alam tidak bisa sepenuhnya dicegah. Dengan demikian, pihak pengelola destinasi siap menghadapi berbagai situasi darurat.

Mitigasi Cuaca Buruk

Terkait potensi bencana hidrometeorologi pada bulan Desember, Deddy memastikan bahwa PHRI DIY terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Para pelaku usaha perhotelan telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk penanganan kebencanaan terhadap tamu dan pemberian informasi cuaca secara berkala. Informasi cuaca dari BMKG akan diteruskan kepada tamu melalui sistem informasi kamar atau langsung oleh staf hotel.

Selain itu, hotel juga akan mengarahkan wisatawan ke destinasi alternatif jika lokasi tujuan mereka terdampak cuaca buruk. BMKG memberikan informasi secara umum, namun cara khusus yang digunakan adalah dengan mengirim pesan WhatsApp ke tim kami.

Deddy menambahkan bahwa informasi tersebut akan disampaikan kepada tamu melalui berbagai saluran, termasuk pesan pribadi menggunakan nomor kontak yang tercantum saat reservasi. Ia menekankan bahwa penyampaian informasi kepada wisatawan harus tetap bersifat edukatif dan tidak menimbulkan keresahan, sehingga mereka tetap merasa aman untuk datang ke Yogyakarta.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan