
Perpindahan Layanan Penerbangan Domestik ke Terminal 2E
Maskapai penerbangan berbiaya rendah Indonesia AirAsia (CMPP) mengumumkan perubahan besar dalam operasional layanan penerbangan domestik. Seluruh penerbangan domestik akan dipindahkan dari Terminal 1A ke Terminal 2E di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), dengan efektif berlaku mulai tanggal 26 Oktober 2025 pukul 03.00 WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Perpindahan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para penumpang. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi maskapai dalam kompetisi ketat industri penerbangan domestik.
Tujuan dan Strategi Perpindahan
Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, menjelaskan bahwa perpindahan terminal ini merupakan langkah strategis yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Tujuannya adalah menyelaraskan proses layanan penerbangan domestik dan internasional yang saat ini beroperasi di Terminal 2F.
“Pemindahan ke Terminal 2E dilakukan agar penumpang dapat menikmati fasilitas yang lebih lengkap dan akses yang lebih mudah, terutama bagi yang akan melanjutkan penerbangan internasional melalui Terminal 2F maupun sebaliknya,” ujar Captain Sadikin dalam keterangannya.
Indonesia AirAsia, sebagai salah satu pemain utama di segmen low-cost carrier (LCC), terus beradaptasi terhadap kebutuhan pasar. Dengan operasional yang terkonsentrasi di Terminal 2, maskapai berharap mampu menekan biaya logistik internal dan mempercepat proses penanganan penumpang serta bagasi.
Upaya Efisiensi Biaya dan Kualitas Pelayanan
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya efisiensi biaya maskapai pasca-pandemi dan dalam menghadapi fluktuasi harga avtur serta dinamika persaingan tarif di rute domestik.
“Perpindahan ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia AirAsia untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh penumpang,” imbuh Captain Sadikin.
Untuk memastikan proses transisi berjalan lancar, Indonesia AirAsia menyiagakan petugas di area Terminal 1A dan Terminal 2E, serta menyediakan layanan shuttle bus gratis setiap 15 menit bagi penumpang yang belum mengetahui pemindahan lokasi keberangkatan.
Persiapan dan Pengarahan Penumpang
Maskapai juga mengimbau seluruh calon penumpang untuk mencermati notifikasi terbaru terkait terminal keberangkatan melalui aplikasi airasia MOVE, SMS, email, maupun situs resmi.
Selain itu, Indonesia AirAsia menyarankan penumpang tiba di bandara setidaknya tiga jam sebelum jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi proses check-in manual, serta memperbarui boarding pass sesuai terminal terbaru.
Manfaat dan Target Peningkatan Efisiensi
Dengan beroperasinya penerbangan domestik dan internasional di kompleks Terminal 2, Indonesia AirAsia menargetkan peningkatan efisiensi waktu transit bagi penumpang dengan penerbangan lanjutan (connecting flight), terutama dalam mendukung konektivitas destinasi wisata dan kota tier-2 di Indonesia.
Sebagai catatan, penerbangan internasional Indonesia AirAsia tetap beroperasi di Terminal 2F tanpa perubahan. Hal ini menunjukkan bahwa perpindahan hanya terjadi pada layanan penerbangan domestik, sementara layanan internasional tetap berada di lokasi yang sudah ditentukan.