
Penanaman Pohon di Wilayah Perumahan Primavera untuk Mitigasi Bencana
Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan kegiatan penanaman pohon di Perumahan Primavera, Desa Kelapa Nunggal, Kecamatan Kelapa Nunggal, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (15/12/2025) sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana banjir dan longsor di wilayah setempat.
Penanaman pohon ini dilakukan di kawasan Perumahan Primavera dan Harmoni Primavera. Kegiatan dipimpin oleh Aster Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, yang mewakili Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi. Menurut Jasiman Purba, kegiatan ini merupakan implementasi perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan TNI AL dalam rangka sinergi pembangunan wilayah serta terintegrasi dengan tugas Satuan Tugas Teritorial Patroli Sungai Korps Marinir yang fokus pada perlindungan daerah aliran sungai (DAS).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sebanyak 7.000 bibit pohon kelapa dan sukun ditanam secara terkoordinasi di sejumlah titik strategis, seperti sektor Sungai Cikarang, Kelapa Nunggal, Babelan, serta wilayah lain di Jawa Barat. Tujuan utama dari penanaman ini adalah menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan daya serap air, dan mengurangi risiko banjir di kawasan padat penduduk.
Dalam sambutan Panglima Korps Marinir yang dibacakan oleh Aster Pangkormar, disampaikan bahwa penanaman pohon di kawasan DAS merupakan langkah strategis pencegahan bencana sekaligus upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya normalisasi sungai sebagai bagian dari mitigasi banjir.
Project Manager Primavera dan Harmoni Primavera, Yosua Rachmat, menjelaskan bahwa lokasi penanaman dipilih karena kawasan tersebut telah melalui proses normalisasi Sungai Cikarang. “Setelah kami melakukan normalisasi Sungai Cikarang, Pemprov Jawa Barat dan TNI AL melanjutkan dengan penanaman pohon. Ini jadi satu rangkaian mitigasi yang saling melengkapi,” ujarnya.
Yosua menjelaskan bahwa Vista Land Group telah melakukan normalisasi Sungai Cikarang dengan memperlebar dan memperdalam alur sungai sepanjang kurang lebih 4 kilometer, termasuk area di luar wilayah perumahan. Pekerjaan normalisasi tersebut dilakukan selama empat bulan, dari April hingga Juli 2024, setelah melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Inisiasi normalisasi ini kami lakukan karena pada tahun lalu perumahan kami sempat terdampak banjir pada April dan November, meski tidak terlalu parah. Manajemen kemudian memutuskan melakukan normalisasi secara mandiri demi menjamin kenyamanan dan keamanan warga," jelasnya.
Meskipun membutuhkan investasi besar, hasil normalisasi dinilai nyata. Saat banjir besar melanda wilayah Cileungsi dan Jonggol pada akhir Oktober lalu, kawasan Perumahan Primavera dan Harmoni Primavera dilaporkan tidak terdampak banjir.
Kawasan Perumahan Primavera dan Harmoni Primavera berada dalam satu hamparan seluas sekitar 60 hektare dengan komposisi sekitar 80 persen rumah subsidi dan 20 persen rumah komersial. Hingga kini, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen.
Melalui kombinasi normalisasi sungai dan penanaman pohon, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh upaya mitigasi banjir berbasis lingkungan yang melibatkan kolaborasi pemerintah, aparat, pengembang, dan masyarakat.
Kerjasama Berbagai Pihak dalam Mitigasi Bencana
Kegiatan penanaman pohon dan normalisasi sungai ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah, TNI AL, pengembang properti, dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan, terutama di kawasan yang rawan banjir.
- Penanaman pohon dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan daya serap air.
- Normalisasi sungai dilakukan untuk mengurangi risiko banjir dan memperkuat struktur sungai.
- Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan dan mendukung program mitigasi bencana.
Dengan pendekatan yang terpadu, kawasan Perumahan Primavera dan Harmoni Primavera menjadi model yang bisa ditiru oleh wilayah lain di Jawa Barat maupun daerah lain di Indonesia.